Berita

Foto: Ist

Nusantara

Muhammadiyah Selesai Bangun 91 Unit Huntara Dan Masjid Untuk Warga Desa Cisarua

SABTU, 11 APRIL 2020 | 08:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Muhammadiyah lewat Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Lembaga Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) telah mendirikan hunian sementara dan masjid bagi warga Desa Cisarua, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pendirian huntara diberikan dalam rangka bantuan bagi warga terdampak banjir yang ada di Desa Cisarua.

Pada awal tahun 2020, banjir mengenai seluruh wilayah Jabodetabek yang meliputi DKI Jakarta, Banten, Bekasi dan Bogor. Banjir besar yang terjadi mengakibatkan banyak rumah dan lahan warga tidak dapat ditinggali, seperti yang dialami oleh warga Desa Cisarua.


Selama hampir 4 bulan warga Desa Cisarua harus tinggal di hunian darurat (hundar) yang didirikan oleh MDMC-Lazismu dengan kondisi 4 kali berganti terpal akibat cuaca yang tidak menentu.

Khairul Anam atau biasa dipanggil dengan sebutan "Ndan Anam" salah satu tim TDRR MDMC ini menyampaikan bahwa dalam menanggapi bencana banjir yang terjadi di Desa Cisarua tersebut, MDMC-Lazismu memberikan bantuan berupa evakuasi SAR, logistik, sanitasi, laterin dan hunian darurat.

Hingga pada akhirnya, melihat kondisi hundar yang tidak layak untuk terus ditinggali, maka MDMC-Lazismu memberikan bantuan yaitu pengadaan huntara dan masjid bagi warga Desa Cisarua.

Berdasarkan hasil data laporan yang diberikan oleh Ndan Anam terdapat 91 unit huntara, 1 masjid serta 20 MCK yang dibangun oleh MDMC-Lazismu bersama dengan warga Desa Cisarua dan arsitek.

Adapun pengerjaan huntara dilakukan mulai dari 11 Maret 2020 dengan pengadaan barang. Pengerjaan huntara tersebut tentu melibatkan warga Desa Cisarua, sehingga MDMC-Lazismu mengadakan sosialisasi bagi warga dan membentuk 18 kelompok kerja yang dilakukan pada 12 Maret 2020.

Dalam proses pendirian huntara tersebut kegiatan berupa pengadaan barang, pemasangan serta monitoring. Huntara tidak didirikan begitu saja, namun MDMC-Lazismu juga memberikan fasilitas berupa pemasangan listrik dan drainase.

Adapun pendirian masjid juga dikerjakan sama seperti dengan huntara, pengerjaan dilakukan mulai 22 Maret 2020 dengan pengukuran dan pemetaan oleh pekerja dari warga yang ditinjau langsung oleh arsitek.

"Pengerjaan masjid sudah dalam tahap finishing, begitupun dengan huntara. Untuk saat ini sedang dikerjakan instalasi listrik oleh PLN," kata Ndan Anam, Sabtu (11/4).

Adapun dalam menanggapi wabah virus Covid-19 ini, Ndan Anam menyampaikan bahwa MDMC menghimbau kepada para warga Desa Cisarua, terutama bagi pekerja huntara untuk rajin mencuci tangan dan menjaga kesehatan.

"Kami menghimbau untuk selalu cuci tangan setelah pengerjaan huntara, sebelum mengerjakan dan begitu seterusnya," ujarnya.

Khairul Anam menjelaskan bahwa Desa Cisarua masih dalam zona hijau sehingga upaya yang dapat dilakukan saat ini berupa himbauan kepada warga.

Pengerjaan 91 unit huntara dan masjid yang telah diselesaikan pada 8 April 2020 ini mendapatkan sanjungan oleh warga Desa Cisarua setempat.

"Feedback masyarakat mengucapkan beribu-ribu terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh MDMC-Lazismu," ungkap Khairul Anam menutup wawancaranya.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Kesehatan Jokowi Terus Merosot Akibat Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 11 Februari 2026 | 04:02

Berarti Benar Rakyat Indonesia Mudah Ditipu

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:34

Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin Diterima Partai dan Kelompok Oposisi

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:06

Macet dan Banjir Tak Mungkin Dituntaskan Pramono-Rano Satu Tahun

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:00

Board of Peace Berpotensi Ancam Perlindungan HAM

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:36

Dubes Djauhari Oratmangun Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:19

Efisiensi Energi Jadi Fokus Transformasi Operasi Tambang di PPA

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:14

Jagokan Prabowo di 2029, Saiful Huda: Politisi cuma Sibuk Cari Muka

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:18

LMK Tegas Kawal RDF Plant Rorotan untuk Jakarta Bersih

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:06

Partai-partai Tak Selera Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya