Berita

Serah terima bantuan alat laboratorium dari BIN/Net

Kesehatan

BIN Beri Bantuan Alat Laboratorium Biologi Ke LBM Eijkman Untuk Uji Spesimen Covid-19

JUMAT, 10 APRIL 2020 | 22:51 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan memerintahkan jajaran untuk memberikan bantuan berupa Alat Laboratorium Biologi Molekuler kepada LBM Eijkman.

Pemberian  bantuan dalam rangka meningkatkan penelitian kapasitas pengujian spesimen virus corona atau Covid-19.

Dengan bantuan peralatan laboratorium dari BIN, maka kemampuan uji Covid-19 yang semula 180 spesimen per hari bertambah menjadi 360 spesimen pasien per hari atau meningkat 100 persen.


Bantuan dari BIN ini diserahkan langsung oleh Sekretaris Utama (Sesma) BIN, Komjen Bambang Sunarwibowo didampingi oleh Kepala Staf Ahli BIN, Majyen Suyanto.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Soebandrio.

Bambang mengatakan bantuan ini merupakan langkah BIN untuk turut berkolaborasi dan mendukung tenaga peneliti dalam mempercepat proses deteksi Covid-19, pada spesimen klinis OTG, ODP dan PDP.

BIN, kata dia, berharap bantuan alat laboratorium biologi molekuler ini dapat memaksimalkan kinerja serta memudahkan tenaga peneliti dalam mengidentifikasi suspect Covid-19 dan mempercepat upaya pembuatan vaksinnya.

“Semoga dengan pemberian alat ini, bisa mempercepat para petugas peneliti dalam memproses sampel terduga positif COVID-19” ujar Bambang dalam keterangan tertulis, Jumat (10/4).

Adapun bantuan alat LBM dari BIN ini meliputi Automated Extraction and Purification System, Refrigerated Microcentrofuge, qRT PCR System, CO2 Incubator, dan -80C Freezer.

Sambung Bambang, BIN akan melanjutkan kerjasama dengan LBM Eijkman, terutama untuk penelitian dan pengembangan vaksin Covid-19. Dalam pengembangan vaksin Covid-19, LBM Eijkman ditugaskan oleh Pemerintah untuk memimpin konsorsium pembuatan vaksin tersebut.

“Hal ini menjadi penting, karena Indonesia harus mempunyai kemampuan dan kemandirian dalam membuat vaksin, khususnya jika terjadi pandemi, termasuk vaksin Covid-19 ini,” kata Bambang.

Sementara itu, Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Soebandrio menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BIN.

Dia berharap dengan adanya sumbangan peralatan laboratorium ini akan memudahkan para tenaga peneliti dalam mempercepat penanganan para pasien positif dan suspect Covid-19.

"Bantuan ini sangat dibutuhkan oleh tenaga peneliti agar dapat lebih maksimal dalam penanganan virus corona,” pungkasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya