Berita

Kombes AM Kamal/Net

Presisi

Hadap-hadapan, Aparat Gabungan Tembak Mati 2 Anggota KKB Penyerang Kantor Freeport

JUMAT, 10 APRIL 2020 | 17:24 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Aparat gabungan TNI-Polri berhasil melumpuhkan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang melakukan penyerangan kantor OB 1 Kompleks PT Freeport hingga mengakibatkan satu WNA pekerja Freeport meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal menjelaskan, pelaku berhasil disergap, Kamis (9/4), pukul 05.30 WIB, di Jalan Trans Nabire, Kampung Jayanti, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika.

"Terjadi kontak tembak. Dari kontak tembak tersebut dua orang anggota KKB meninggal dunia dan satu orang berinisial IS berhasil diamankan, dan saat ini berada di Mapolres Mimika untuk proses hukum lebih lanjut,” kata Kamal dalam keteranganya, Jumat (10/4).


Selain itu, aparat gabungan juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah air soft gund merk glock, satu buah senjata api rakitan, 162 butir peluru, 10 buah selongsong.

Ada juga 20 handphone, dua HT, ‎tiga bendera corak bintang Kejora, tiga buah Kampak, tiga busur panah, 90 anak panah, 11 parang, 7 senapan angin, dan 11 potongan bagian senapan.

Pengungkapan ini, kata Kamal, berawal dari penangkapan terhadap enam orang terduga yang akan menyuplai bahan pokok ke KKB.

Setelah dilakukan penyelidikan, aparat gabungan berhasil menemukan tempat persembunyian kelompok itu.

"Aparat langsung melakukan penindakan pada KKB di Jalan Trans Nabire, Kampung Jayanti sampai terjadi kontak tembak.‎ Jenazah dua korban meninggal dari KKB belum diketahui identitasnya masih proses identifikasi," katanya.

Kamal menambahkan, saat ini situasi di Papua pasca peristiwa baku tembak dengan KKB aman dan kondusif.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya