Berita

Tantan, Atep, dan Siswanto menanti kejelasan manajemen PSKC terkait gaji mereka/Net

Sepak Bola

Pertanyakan Gaji Yang Belum Dibayar, Pemain PSKC Malah Dapat Jawaban Bernada Ancaman

JUMAT, 10 APRIL 2020 | 17:04 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pandemik virus corona berimbas buruk terhadap para pemain sepak bola profesional di tanah air. Penghentian kompetisi membuat para pemain pun mulai mengalami masalah dalam mendapatkan hak mereka dari klub yang mengontrak.

Seperti yang dialami 4 pemain PSKC Cimahi yang hingga kini masih menunggu kejelasan gaji bulan Maret yang belum mereka dapatkan. Mereka adalah Atep, Tantan, Siswanto, dan Khokok Roniarto.

Menurut Atep, alasan pihak PSKC belum memberikan gaji bulan Maret karena keempatnya sudah mendapatkan uang muka di awal kontrak.


"Jadi sebagian pemain sudah dapat gaji 50 persen dari total gaji, cuma yang sudah dapat DP nggak digaji lagi. Contohnya yang sudah dapat DP saya, Siswanto, Tantan, dan Khokok," tutur Atep, kepada wartawan, Kamis (9/4).

Karena itulah, eks kapten Persib Bandung ini mencoba mendapatkan kejelasan dari manajemen PSKC. Tapi, upayanya tak direspons baik oleh pihak manajemen.

"Cuma tanya alasannya dan kejelasannya, tadi ditelepon nggak diangkat, di WA (WhatsApp) nggak dibalas," imbuhnya.

Upaya mendapat kejelasan dari manajemen juga dilakukan Siswanto. Pertanyaan pemain yang juga pernah membela Persib ini memang mendapat respons manajemen PSKC. Sayang, respons manajemen justru berbau ancaman.

"Siswanto balas-balasan (WA) juga sama Pak Ketua, tapi semacam ada ancaman juga dari PSKC,'silakan saja kamu lapor, kamu tanyakan kepada APPI atau BOPI kalau saya salah saya bayar, kalau kamu salah kamu balikin uangnya'. Kita kan minta ada diskusi yang bagus minta solusi, malah semacan ada ancaman," tandas Atep.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya