Berita

Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammad bin Salman/Net

Dunia

Raja Salman Diisolasi, 150 Anggota Kerajaan Arab Saudi Dilaporkan Positif Corona

JUMAT, 10 APRIL 2020 | 11:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah kabar mengejutkan datang dari Kerajaan Arab Saudi. Sebanyak 150 anggota kerajaan dilaporkan telah positif terinfeksi virus corona baru.

Saat ini, para anggota kerajaan tengah diisolasi di rumah sakit elit Arab Saudi, Rumah Sakit Spesialis Raja Faisal.

Sementara itu, Raja Salman juga menjalani karantina mandiri di sebuah tempat di dekat Jeddah. Sedangkan, anaknya, Putra Mahkota Mohammad bin Salman dan para menterinya dikarantina di sebuah tempat di dekat Laut Merah.


Dilaporkan New York Post, anggota kerajaan yang telah positif Covid-19 di antaranya adalah Pangeran faisal bin Bandar bin Abdulaziz Al Saud yang merupakan Gubernur Riyadh.

Saat ini, Pangeran Faisal yang merupakan keponakan dari Raja Salman yang berusia 70n tahun tengah menjalani perawatan intensif.

Menurut keterangan dari rumah sakit dalam memo internal yang dikirim pada Selasa (7/4), saat ini kondisi rumah sakit dalam "siaga tertinggi". Di mana rumah sakit menyiapkan 500 tempat tidur untuk kemungkinan adanya pasien VIP.

Dalam memo tersebut, tidak diketahui berapa jumlah anggota kerajaan yang telah dirawat di rumah sakit. Namun, hanya pasien kronis yang dibawa ke sana.

Dikatakan oleh seorang profesor dari Universitas Rice, Kristian Coates Ulrichsen, penyebaran virus corona ke kerajaan sendiri telah menimbulkan persoalan serius bagi Riyadh.

"Jika mencapai ke dalam keluarga, maka itu menjadi masalah mendesak," kata Ulrichsen.

Saat ini, data dari Universitas Johns Hopkins pada Jumat (10/4) menunjukkan, Arab Saudi memiliki jumlah infeksi sebanyak 3.287 kasus dengan 44 orang meninggal dunia dan 666 orang dinyatakan telah pulih.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya