Berita

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres/Net

Dunia

Sebut Ada Yang Diuntungkan Dari Pandemik Corona, Sekjen PBB: Serangan Bioteroris Mungkin Terungkap

JUMAT, 10 APRIL 2020 | 11:01 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kurangnya kesiapan dalam menghadapi pandemik virus corona baru yang sedang terjadi bisa mengungkap adanya serangan bioteroris yang dilakukan oleh aktor non-negara.

Demikian yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres kepada Dewan Keamanan PBB pada Kamis (9/4).

"Kelemahan dan kurangnya kesiapsiagaan yang terungkap oleh pandemik ini memberikan jendela ke bagaimana serangan bioteroris mungkin terungkap dan dapat meningkatkan risiko," kata Guterres.


"Kelompok-kelompok non-negara bisa mendapatkan akses ke jenis virus yang dapat menimbulkan kehancuran pada masyarakat di seluruh dunia," lanjutnya seperti dimuat Sputnik.

Klaim Guterres tersebut bukan tanpa alasan. Menurutnya beberapa aktor mungkin mengambil keuntungan dari krisis global yang sedang terjadi dan mendorong terjadinya perpecahan lebih lanjut.
Pada akhirnya, itu mengakibatkan eskalasi kekerasan dan potensi kehancuran semakin besar.

Bukan hanya itu, pandemik Covid-19 juga semakin mengikis kepercayaan masyarakat terhadap institusi publik. Di mana saat ini, warga negara menganggap pemerintahan mereka telah salah atau kurang melakukan transparansi dalam hal menangani virus.

Untuk itu, Guterres kemudian meminta Dewan Keamanan PBB untuk bersatu untuk menghadapi tantangan perdamaian dan keamanan global yang ditimbulkan pandemik ini.

Hingga saat ini, Jumat (10/4), data dari Universitas Johns Hopkins menunjukkan, virus corona telah menginfeksi lebih dari 1,6 juta jiwa dengan lebih dari 95 ribu orang meninggal dunia dan lebih dari 350 ribu lainnya dinyatakan pulih.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya