Berita

Waketum Kadin, Yugi Prayanto/Net

Bisnis

PSBB Di Jakarta Resmi Berlaku, Begini Respons Kadin

JUMAT, 10 APRIL 2020 | 07:34 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Provinsi DKI Jakarta resmi diberlakukan hari ini Jumat (10/4).

Menanggapi kebijakan pemberlakuan PSBB, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bidang Kelautan dan Perikanan, Yugi Prayanto mengaku setuju dengan kebijakan yang diusulkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu.

Kata Yugi, segala upaya yang dilakukan pemerintah pusat dan daerah dalam menangani Coronavirus Disease (Covid-19) sudah nampak terlihat. Ketepatan PSBB dalam kacamata Penasehat Asosiasi Pengusaha Rumput Laut ini sebagai solusi efektif karena kegiatan ekonomi masih berjalan.


"Kalau dari pelaku usaha tidak dilockdown total terbantu, karena ekonomi masih bisa jalan, pekerja harian masih bisa jalan. Yang penting kita jaga kesehatan, social distancing rapat juga bisa via zoom dan para pekerja menggunakan perangkat pelindung sesuai protokol kesehatan. gitu aja sih menurut saya," demikian pendapat Yugi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (10/4)

Yugi menyebutkan, khusus industri perikanan dan Kelautan masih bisa beroperasi. Meski diakui ada penurunan yang signifikan, Kadin mencatat beberapa industri yang lumpuh akibat pandemik Covid-19 adalah industri pariwisata dan industri yang berbahan baku impor dari negara lain.

Anggota Dewan Kehormatan Himpuan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) ini mengusulkan kepada pemerintah untuk memberikan kompensasi kepada para pelaku usaha, baik dalam bentuk restrukturiasi kredit, skema penyesuaian pajak, dan bentuk keringanan lainnya.

Kadin memprediksi, kondisi ekonomi akan semakin memburuk jika pandemik ini tidak segera teratasi.

Ia menyebutkan jika pandemik ini berlangsung hingga akhir tahun akan terjadi gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dahsyat.

"Bagus kemarin OJK dan BI restruktur bagi terdampak. mudah-mudahan tidak saja PHK kalau sampai akhir tahun ya bisa PHK masal. Sejauh ini pelaku industri perikanan exercise dengan jual produk lebih murah, harga lobster menurun, perlambatan ekonomi sudah pasti, tapi masih jaan," tambahnya.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

UPDATE

Tokoh Pemuda Papua Soroti Ancaman Provokasi Asing dalam Film Pesta Babi

Kamis, 28 Mei 2026 | 00:10

Geopolitik Tembaga: Peran Indonesia dalam AI Supply Chain

Rabu, 27 Mei 2026 | 23:43

Pakar IPB Ungkap Fakta di Balik Perbedaan Daging Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 | 23:17

Athari Gauthi Tebar Sapi Kurban Lewat Jalur Parlemen Daerah

Rabu, 27 Mei 2026 | 22:30

AMPI Gerakkan Solidaritas Pemuda Lewat Penyaluran Kurban Sapi

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:46

PTK Pastikan Operasional Maritim Tetap Jalan Selama Libur Iduladha

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:37

Menlu Sugiono: Kunjungan Prabowo ke Prancis Penuhi Undangan Macron

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:10

Purbaya Samakan Dirinya dengan Nabi Yusuf: Sama-sama Menteri Keuangan

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:08

Jokowi Ingin Pamer Kekuatan ke Prabowo

Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56

Istana: 1.098 Sapi Kurban Merupakan Bantuan Pemerintah lewat Banpres

Rabu, 27 Mei 2026 | 20:33

Selengkapnya