Berita

Jokowi belum bisa pastikan kebijakan larangan mudik bagi masyarakat umum/Net

Politik

Soal Larangan Mudik Untuk Non-PNS, Jokowi Baru Sekadar Memberi Imbauan

KAMIS, 09 APRIL 2020 | 18:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemerintah belum bisa memastikan kebijakan larangan mudik bagi masyarakat yang tidak bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau non-PNS. Sejauh ini, pemerintah baru bisa memberikan imbauan untuk tidak mudik.  
 
Hal itu disampaikan Jokowi dalam jumpa pers via teleconference, di Istana Bogor, Kamis (9/4).

"Kebijakan mengenai mudik tadi kita sudah putuskan. Untuk ASN, TNI, dan Polri, serta pegawai BUMN dilarang mudik. Kemudian untuk masyarakat (umum) kita akan melihat lebih detail di lapangan, akan mengevaluasi dari hal-hal yang ada di lapangan," begitu kata Jokowi.


Namun demikian, mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengimbau kepada masyarakat non-PNS untuk tidak melakukan mudik. "Sekali lagi, pemerintah menganjurkan untuk tidak mudik," ucapnya.

Imbauan ini diharapkan ditaati oleh seluruh masyarakat, utamanya warga Jabodetabek. Sebab, kata Jokowi, pemerintah telah memberikan jaminan kebutuhan pangan, agar masyarakat tidak mudik.

"Tadi sudah saya sampaikan penyaluran bansos khususnya di Jabodetabek, ini agar warga mengurungkan niat untuk mudik," ungkap Jokowi.

"Kemudian juga transportasi umum akan kita batasi kapasitasnya. Kemudian yang memakai kendaraan pribadi akan kita batasi dengan pembatasan kapasitas angkut mobil dan motor," tandas Jokowi.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya