Berita

Jamaah Tabligh/Net

Dunia

Kemlu: 379 WNI Di India Masuk Daftar Hitam, 44 Berperkara Hukum

KAMIS, 09 APRIL 2020 | 17:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Hingga saat ini, Kementerian Luar Negeri telah memverifikasi 667 warga negara Indonesia dari 731 WNI yang berdasarkan data telah mengikuti kegiatan jamaah tabligh di India.

"Dari 731 anggota jamaah, yang positif ada 27. Angka awal kami mendapat 731 dari markas besar jamaah tabligh di Kebon Jeruk, 667 yang dapat diverifikasi di india," ujar Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Judha Nugraha.

Menurut Judha, dari laporan terakhir, 17 WNI yang positif masih menjalani perawatan dan dalam kondisi stabil. Sementara 10 lainnya telah dinyatakan sembuh.


Saat ini pun, 667 WNI yang mengikuti kegiatan jamaah tabligh tengah melakukan karantina di 33 lokasi pusat isolasi pemerintah India.

Kendati begitu, Judha menjelaskan, beberapa WNI terlibat perkara hukum karena izin tinggal yang sudah habis. Di mana saat ini ada 379 yang termasuk ke dalam daftar hitam.

"379 yang termasuk daftar hitam, masuk ke dalam black list tapi yang berperkara hukum 44," ungkap Judha.

"Pada saat ini 34 di New Delhi, dan 10 di Mumbai. KBRI di New Delhi juga sudah meminta lawyer untuk pendampingan," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya