Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Jokowi Siapkan Dana Desa Rp 21 Triliun Untuk Diberikan Ke 10 Juta Keluarga

KAMIS, 09 APRIL 2020 | 17:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dana desa yang di realokasi untuk penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) akan disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk Bantuan Sosial (Bansos).

Dalam jumpa pers Kamis sore (9/4), Presiden Joko Widodo memperjelas hal tersebut, dengan mengatakan besaran dana yang disediakan pemerintah, serta sasaran penerima Bansosnya.

"Sebagian Dana Desa segera dialokasikan untuk Bansos di desa. Diberikan kepada kurang lebih  10 juta keluarga penerima dengan besaran 600 ribu per bulan selama 3 bulan dan total anggaran yang disiapkan adalah 21 triliun rupiah," ungkap Jokowi di Istana Bogor, Kamis (9/4).


Sejalan dengan hal tersebut, mantan Walikota Solo ini juga meminta agar jajarannya memperkuat program padat karya tunai di berebagai kementerian, yang total anggarannya mencapai Rp 16,9 triliun.

"Ada di Kemendes dengan program padat karya tunai desa targetnya 59 ribu tenaga kerja. Kemen PUPR dengan program padat karya tunai juga targetnya 530 ribu tenaga kerja dengan total nilai Rp 10,2 triliun," ujar Jokowi.

"Kemudian di kementerian-kementerian lain, Kementan, KKP, Kemenhub. dan yang terakhir Polri juga akan melaksanakan program keselamatan," sambungnya.

Lebih lanjut, Jokowi menyebutkan bahwa secara tekhnis program padat karya tunai sama seperti program kartu pra kerja.

"Yang mengkombinasikan Bansos dan pelatihan. Targetnya 197 ribu pengemudi taksi, sopir bus/truk dan kenek, akan diberikan insentif 600 ribu per bulan selama 3 bulan. Anggaran yang disiapkan sebesar Rp 360 miliar," jelas Kakek Jan Ethes ini.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya