Berita

Ketua DPR Puan Maharani/Repro

Politik

Puan Maharani: Cara Menghambat Covid-19 Terletak Pada Kedisiplinan Bersama

KAMIS, 09 APRIL 2020 | 15:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ratusan negara di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia terserang wabah coronavirus  Disease (Covid-19) dan belum ditemukan formula untuk mengatasi kesulitan yang tengah terjadi.

Untuk mengatasi wabah ini, dibutuhkan kerjasama semua pihak untuk bersama-sama menghalau pandemik Covid-19 ini. 

Begitu disampaikan Ketua DPR RI Puan Maharani saat jumpa pers Launching Satgas Lawan Covid-19 DPR, melalui telekonferensi pada Kamis (9/4).


"Wabah Covid-19 melanda lebih dari 200 negara dan semuanya mengalami situasi sulit, baik dari sisi keselamatan dan kesehatan manusia, dampak sosial, ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat. Belum ada formula pasti dalam menghadapi wabah Covid-19," kata Puan Maharani.

"Keberhasilan menghambat wabah Covid-19 terletak pada kedisplinan bersama, untuk menjaga kesehatan, kebersihan diri, kebersihan lingkungan, dan menjaga jarak fisik atau physical distancing," imbuhnya menegaskan.

Atas dasar itu, kata Puan Maharani, anggota DPR lintas fraksi membentuk Satgas Lawan Covid-19. Melalui Satgas ini, diharapkan kerjasama dan solidaritas nasional terbentuk agar wabah Covid-19 yang terus mengalami peningkatan signifikan bisa segera usai.

Politisi PDI Perjuangan ini mengajak semua pihak untuk bergotong-royong melawan wabah virus yang telah mematikan ribuan manusia di dunia. Salah satunya, dengan tetap menjaga pola hidup sehat, lingkungan sehat, dan menjaga jarak antar satu dengan yang lainnya. 

"Melalui satgas ini anggota DPR dapat ikut memperkuat kerja bersama dalam mencegah penyebaran Covid-19, memperkuat upaya penanganan kesehatan terhadap masyarakat yang terpapar Covid-19, dan membantu masyarakat yang tidak mampu secara ekonomi. Mari gotong royong, lawan Covid-19!," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya