Berita

Lockdown membuat menara Eiffel sepi pengunjung/Net

Dunia

Angka Kematian Hampir Tembus 11 Ribu, Prancis Perpanjang Lockdown Untuk Kedua Kalinya

KAMIS, 09 APRIL 2020 | 09:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Prancis memperpanjang masa lockdown-nya seiring dengan masih benyaknya jumlah kasus baru dan angka kematian baru di sana.

Prancis mulai menerapkan lockdown pada 17 Maret dan telah diperpanjang sekali hingga 15 April. Kemungkinan besar, lockdown masih akan terus berlaku dengan meningkatnya jumlah kasus dan kematian di Prancis.

Ada pun Presiden Emmanuel Macron akan mengumumkan hal tersebut pada pekan depan, Senin malam (13/4), seperti dilansir CNA.


Sebelumnya, Perdana Menteri Edouard Philippe juga mengatakan lockdown cukup berhasil menahan penyebaran virus dan pencabutannya masih belum ditetapkan.

Menurut direktur badan kesehatan Prancis, Jerome Salomon, jumlah orang meninggal dunia di Prancis naik 8 persen dalam sehari pada Rabu (8/4), dibandingkan 9 persen pada Selasa (7/4) dan 10 persen pada Senin (6/4).

Hingga saat ini, jumlah korban meninggal dunia akibat Coronavirus Disease (Covid-19) yang disebabkan oleh infeksi virus corona baru sudah mencapai 10.869 orang di Prancis.

Sementara itu, total infeksi di sana pun meningkat 3.881 kasus dari hari sebelumnya, menjadi 112.950 kasus pada Rabu.

Walaupun tingkat penerimaan pasien di ICU sudah mulai berkurang untuk sembilan hari berturut-turut, namun Salomon mengungkapkan, tekanan terhadap rumah sakit masih tinggi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya