Berita

Tokoh nasional, DR. Rizal Ramli dan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono/Net

Politik

Salut Pada SBY, Rizal Ramli: Mungkin Mas Jokowi Tidak Pernah Berjuang Untuk Demokrasi

KAMIS, 09 APRIL 2020 | 08:21 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sikap tegas Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam mengkritik telegram Polri berisi penindakan hukum penghina presiden dan pejabat negara dalam situasi wabah virus corona diacungi jempol.

Tokoh nasional, DR. Rizal Ramli mengaku salut mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu berani menyuarakan agar isi telegram dievaluasi.

“Salute Mas Susilo Bambang Yudhoyono (SBY),” puji Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu di akun Twitter pribadinya, Kamis (9/4).


Bagi Rizal Ramli, SBY memang sosok yang pro demokrasi. Dirinya pernah bersama-sama SBY berjuang agar Indonesia keluar dari tirani otoriter.

“Kita dulu sama-sama memperjuangkan transisi dari sistim otoriter ke demokrasi,” tegasnya kepada SBY.

Namun demikian, mantan Menko Kemaritiman itu juga heran dengan kondisi saat ini, di mana presiden seolah diposisikan anti kritik. Pengkritik bisa dianggap sebagai penghina presiden sekalipun tidak ada delik aduan sebagaimana bunyi dari telegram.

Rizal Ramli berpikir gaya seperti itu mungkin saja diterapkan oleh pemimpin yang memang tidak pernah berjuang untuk demokrasi sebagaimana dilakukan dirinya dan SBY.

“Piye toh kok mau balik kembali ke sistem otoriter. Jarum kok mau diputar balik?” kesalnya.

“Mungkin karena Mas Jokowi tidak pernah berjuang untuk demokrasi,” duga Rizal Ramli.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya