Berita

SBY saat bertemu Presiden Jokowi/Net

Politik

Pengamat: Pernyataan SBY Tamparan Keras Compang-campingnya Komunikasi Jokowi Hadapi Covid-19

RABU, 08 APRIL 2020 | 19:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang berharap semua pihak bersatu melawan virus corona (Covid-19) di Tanah Air dinilai sindiran keras terhadap buruknya komunikasi pemerintah pusat.

Begitu kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, di Jakarta, Rabu (8/4).

"Peryataan SBY menyiratkan keprihatinan tentang kondisi birokrasi pemerintahan hari ini yang compang-camping hadapi wabah," kata Dedi Kurnia Syah.


Pengamat politik jebolan Universitas Telkom ini menilai, SBY yang pernah menjadi orang nomor satu di Indonesia dan pernah menghadapi wabah Flu Burung kala itu, justru tidak gagap seperti saat ini.

Karena itu, kata Dedi Kurnia, SBY melalui pernyataannya itu menyiratkan keprihatinan terhadap pemerintah.

"Keprihatinan itu merujuk pada tercerai berainya koordinasi pemerintah, sehingga melambatkan penanganan. Tanpa kepastian instruksi dari pimpinan eksekutif tertinggi, mustahil publik dapat patuh dan disiplin," tuturnya.

"Rasanya, Presiden Jokowi harus belajar banyak dari kepemimpinan SBY JK maupun SBY Boediono, SBY cenderung lebih jujur, tidak terlalu kental upaya politis," demikian Dedi Kurnia Syah.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya