Berita

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo/Net

Politik

Tiga Tingkatan Skenario Bank Indonesia Selamatkan Ekonomi Indonesia Di Tengah Wabah Covid-19

RABU, 08 APRIL 2020 | 17:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dampak negatif wabah Covid-19 dalam sektor ekonomi membuat Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyiapkan sejumlah skenario kebijakan dalam menguatkan ekonomi Indonesia.

Perry mengaku, telah melakukan koordinasi secara maraton dengan Menteri Keuangan, OJK dan LPS untuk menyiapkan skenario dari moderat, skenario berat hingga skenario terberat.

“Pada minggu terakhir Maret setelah wabah di global meroket, di Indonesia sendiri sejak 10 maret jumlah kasus positif naik terus. Pada minggu keempat sudah ada pergerakan manusia dari Jakarta ke daerah, sehingga muncul di situ adalah risiko pandemi yang lebih luas,” ujar Perry saat rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Rabu (8/4).


Koordinasi intens antar Gubernur BI, Menkeu, LPS dan OJK telah dilakukan untuk mengambil langkah antisipasi dampak ekonomi khususnya pada UMKM dan sektor keuangan lainnya.

Perry mengibaratkan wabah Covid-19 ini seperti banjir bah yang dialami Nabi Nuh, hingga harus menyiapkan sebuah kapal besar untuk menyelamatkan perekonomian nasional.

“Kalau kita ukur waktu itu, skenario moderat itu kalau banjirnya sampai atap rumah. Kita juga ukur kalau banjirnya sampai gedung, itu skenario berat. Sampai kalau wabahnya kemudian (ibarat banjir) sampai gunung, itu sangat berat yang tempo hari kita diskusikan ini,” ujarnya.

“Skenario beratnya seperti apa? itu dari informasi satgas, Menkeu sebagai wakil atau apa di satgas, info dari satgas didiskusikan melalui Bu Ani (Sri Mulyani), karena beliau juga di satgas covid,” tambahnya.

Pemerintah bersama Bank Indonesia mengukur tiga skenario tersebut yakni skenario moderat, skenario berat dan skenario sangat berat berdasarkan durasi penyebaran virus corona.

“Bagaimana skenario berat kalau durasinya sampai Juni. Sangat beratnya durasinya sampai September. Berdasarkan skenario itu, makanya kemudian presiden pencegahan wabah kemudian mengeluarkan PSBB, itu mencegah aspek kesehatan,” katanya.
 
“Nah untuk mengatasi aspek kesehatan kan butuh dana, perlu menyediakan rumah sakit, APD, rapid test, padahal suplai di dunia susah. Bagaimana dukungan terhadap dokter-dokternya, itukan perlu dana untuk anggaran kesehatan,” tandasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya