Berita

Anggota DPR Fraksi Demokrat, Benny K.Harman/Net

Politik

Ingatkan Pemerintah Soal Belanja Negara, Benny K.Harman: Kalau Suka-suka Namanya Diktator

RABU, 08 APRIL 2020 | 15:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota Dewan Perwakilan Pemerintah (DPR) mengingatkan pemerintah tidak mengesampingkan wakil rakyat di Senayan dalam mengeluarkan keputusan mengenai penetapan anggaran, pendapatan dan belanja negara (APBN).

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Demokrat Benny Kabur Harman menyampaikan bahwa pemerintahan suatu negara yang mengusung sistem demokrasi harus meminta persetujuan dewan dalam melakukan suatu keputusan politik.

“Negara kita ini kan anggaran, pendapatan dan belanja negara dan anggaran biaya harus persetujuan DPR, pendapatan mau dari utang juga harus dari persetujuan DPR. Kecuali kalau negara itu menganut fasisme,” kata Benny kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (8/4).


Saat ditanya pemerintah Indonesia seakan melangkahi DPR dalam mengeluarkan kebijakan. Benny belum dapat mengamini, dan pernyataannya hanya sebatas mengingatkan pemerintah.

“Enggak tahu saya apakah begitu, kalau dilihat dari normanya, kita harus berdasarkan  konstitusi, apakah begitu Presiden Jokowi? kamu cek. Kalau dia melibatkan DPR dia demokratis,” paparnya.

Menurutnya, persetujuan suatu kebijakan pemerintah dari DPR bersifat absolut, sehingga dalam penerapannya kewenangan DPR tidak boleh dihapus atau diabaikan oleh pemerintah baik itu presiden maupun menteri-menterinya.

“Menggunakan uang, membelanjakan apa saja, biaya yang dibutuhkan mendapatkan dan belanjakan uang wajib ditentukan dalam UU dengan persetujuan DPR. Enggak bisa tanpa konstitusi kalau suka-suka, kalau begitu diktator namanya kan,” tutupnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya