Berita

Kementerian Agama tetap lakukan persiapan Haji, sambil menunggu sikap Pemerintah Arab Saudi/Rpero

Politik

Belum Ada Sikap Resmi Dari Pemerintah Arab Saudi, Kemenag Tetap Persiapkan Pelaksanaan Ibadah Haji

RABU, 08 APRIL 2020 | 15:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Agama (Kemenag) akan tetap melakukan persiapan pelaksanaan ibadah Haji tahun 2020, hingga ada sikap resmi dari pemerintah Arab Saudi tentang penyelenggaraan ibadah Haji tahun ini.

Begitu ditegaskan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VIII DPR RI melalui telekonferensi, Rabu (8/4).

"Sepanjang belum ada pemberitahuan secara resmi kepada pemerintah Republik Indonesia tentang pembatalan Haji tahun 2020 ini, maka Kementerian Agama tetap melakukan persiapan sesuai jadwal seperti biasa," ujar Fachrul Razi.


"Tentang penyelenggaraan Haji 1441 Hijriah atau 2020 Masehi, Kementerian Agama (Kemenag) akan terus memantau perkembangan kebijakan pemerintah kerajaan Saudi," tegasnya.

Ditambahkan Jenderal Purnawirawan TNI Angkatan Darat ini, Kemenag juga telah menyiapkan sejumlah skenario sambil menunggu sikap resmi pemerintah Arab Saudi terkait pelaksanaan ibadah Haji tahun ini.

Seperti akan dilakukan beberapa penyesuaian akibat darurat Covid-19 tahun ini. Pertama, terkait pelunasan PPIH dilakukan dengan mekanisme tanpa tatap muka dan nonteller. Kemudian uang pendaftaran akan dikembalikan jika pemerintah Arab Saudi meniadakan pelaksanaan ibadah Haji tahun ini.

Kedua, penundaan pelaksanaan pelatihan petugas haji di embarkasi. Pelaksanaan pelatihan dilakukan dengan sistem pembelajaran jarak jauh atau secara elektronik. Kemudian, praktik menjelang keberangkatan telah melakukan pelatihan manasik haji dilaksanakan melalui media online.

"Kementerian Agama juga melakukan kegiatan persiapan tambahan bagi keamanan negara ibadah Haji mendatang seperti prosedur sanitasi di asrama haji, isolasi mandiri jemaah haji, pemeriksaan kesehatan di embarkasi serta penambahan prosedur," demikian Fachrul Razi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya