Berita

Johnny G. Plate/Net

Politik

Menteri Johnny Plate Pastikan Jaringan Seluler Indonesia Normal Selama Corona

RABU, 08 APRIL 2020 | 14:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate memastikan, jaringan seluler di Indonesia tidak akan terganggu di tegah wabah virus corona atau Covid-19.

Pasalnya, Johnny Plate mengakui, seluruh petugas operator maupun maintanance jaringan seluler masih terus bekerja seperti biasa.

"Sekarang ini seluruh petugas-petugas menggunakan seluruh fungsinya, baik itu operation maupun maintanance dan lain-lainnya, agar ketersediaan infrastruktur jaringan telekomunikasi kita terjaga dengan baik untuk menghadapi Covid-19," ujarnya di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (8/4).


Selain itu, Kemenkominfo juga melakukan kerjasama dengan sejumkah operator seluler, guna memastikan nilai bandwith yang digunakan masyarakat masih dalam batas normal.

"Hingga saat ini bandwith kita belum ada kenaikan yang terlalu luar biasa, masih di dalam kendali dan kapasitas broadband yang tersedia," terang Sekjen Partai Nasdem ini.

Dari hasil monitor pihaknya, Johnny Plate menyebutkan bahwa kenaikan trafic atau lalu lintas data dan suara masih di kisaran 5 sampai 10 persen.

"Masih jauh di bawah kenaikan trafic pada saat hari-hari besar, hari hari raya lebaran. Misalnya tahun yang lalu kenaikan itu antara 20 sampai 30 persen," sambungnya.

Namun kata Johnny, Kemkominfo sedang bekerja bersama-sama dengan operator seluler, mengantisipasi pada saat kenaikan trafic yang besar di bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri nanti.

"Kemungkinan kenaikan trafic antara 30 sampai 40 persen. Sejauh itu kapasitas broadband Indonesia masih cukup," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya