Berita

Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Mahendra Sinulingga/Net

Politik

Ini 11 Provinsi Yang Dapat Alat Tes PCR Baru Dari Swiss

RABU, 08 APRIL 2020 | 12:51 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Perangkat untuk menguji spesimen Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) sudah didatangkan pemerintah sebanyak 20 unit. Perangkat ini akan menguji spesimen dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction).

Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Mahendra Sinulingga menerangkan, perangkat yang berasal dari Swiss ini akan dikirimkan ke sejumlah daerah, guna mengetahui penyebaran wabah Covid-19.

"Dengan (perangkat) ini Indonesia semakin bisa medata banyak orang terkena corona, dan antisipasi kita menghadapi corona semakin baik. Semua alat ini akan disebar di beberapa provinsi," kata Arya Mahendra Sinulingga di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (8/4).


Setidaknya ada 11 provinsi  yang disebutkan Arya Sinulingga akan mendapat alat tersebut. Provinsi-provinsi itu adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Lampung, Sumatra Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua.

"Di daerah akan dikirim secepatnya, setelah diinstal dalam dua minggu. Sampai di tempat diarahkan, kalau RS tersebut sudah ada neg pressure sudah bisa digunakan, dan banyak item lain yang disesuaikan lab virus yang bisa disesuaikan dengan standar dari kemenkes," ujarnya

"Inilah langkah cepat yang dilakukan pemerintah, supaya antisipasi kondisi corona di Indonsia terkendali," demikian Arya Mahendra Sinulingga.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya