Berita

Pemprov Cek Kesiapan RSUD Tugurejo Semarang Dalam Menangani Wabah Covid-19/Net

Nusantara

Minimal Rp 1,4 Triliun Harus Ada Untuk Jateng Tangani Virus Corona

RABU, 08 APRIL 2020 | 06:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

DPRD Jawa Tengah menganggarkan dana sekitar Rp 1,4 triliun untuk penanganan wabah Covid-19 di wilayahnya. Anggaran bisa saja bertambah seiring dengan berkembangnya wabah di Provinsi Jateng.

Ketua Komisi II DPRD Jateng, Sumanto, mengatakan anggaran tersebut berasal dari pengalihan anggaran di pos lain.

‘’Kita anggarkan segitu dan anggaran itu merupakan pengalihan dari anggaran yang ada di pos-pos dinas yang kita alihkan untuk pemberantasan corona itu. Saat ini sedang kita selesaikan lewat rapat pimpinan dewan,’’ kata Sumanto, Ketua Komisi II DPRD Jateng, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/4).


Penyaluran anggaran itu disesuaikan dengan peruntukan di dinas-dinas, meski semuanya harus terkonsentrasi pada pemberantasan corona.  Termasuk jaring pengaman sosial untuk untuk yang terkena wabah corona. Sebab karena wabah ini maka sektor lain terkena imbasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menegaskan pihaknya menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,4 triliun untuk penanggulangan virus corona di wilayahnya.

"Setelah kita kalkulasi rinci, (anggaran Pandemic Respon) kita butuh Rp 1,4 triliun minimal dan itu harus ada. Tidak boleh turun dari situ," kata Ganjar dalam keterangannya, Minggu (29/3) lalu.

Anggaran sebesar itu tak semuanya diperuntukkan untuk penanganan langsung Covid-19. Sebagian dialihkan untuk jaring pengaman, khususnya bagi warga kurang mampu yang terdampak secara ekonomi dari virus corona.

Sebagai satu contoh, Pemprov Jateng akan memberikan bantuan langsung tunai untuk 1,8 juta warga yang belum terdata dalam Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan kelompok risiko rentan.

"Kita sedang menyiapkan seluruh skenario yang ada di Jawa Tengah. Terus kita minta untuk membicarakan secara detail dan kita sudah punya rancangannya," katanya.

Saat ini Jawa Tengah memiliki angka kasus sebanyak 132 kasus  Covid-19. Dari 132 itu, sebanyak 96 dirawat, 22 meninggal, dan 14 telah sembuh, menilik laman corona.jatengprov.go.id

Wilayah terparah ada di Semarang dan Solo. Sehingga anggaran akan pusatkan di dua kota itu dan di rumah-rumah sakit rujukan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya