Berita

Willy Aditya/Net

Politik

Pekan Depan, Baleg DPR Bahas RUU Omnibus Law Bareng Pemerintah

SELASA, 07 APRIL 2020 | 19:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dijadwalkan pekan depan akan melakukan rapat kerja (Raker) bersama pemerintah untuk membahas Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker).

Demikian disampaikan Wakil Ketua Baleg Willy Aditya saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (7/4).

"Raker yang terdekat di Baleg minggu depan untuk cek kesiapan pemerintah," ujar Willy.


Raker tersebut, kata politisi Partai Nasdem ini, dijadwalkan dihadiri oleh beberapa menteri terkait dalam hal ini Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

"Iya dengan Pak Airlangga (Menko Perekonomian), dan mungkin beberapa menteri terkait," demikian Willy Aditya.

Sebelumnya, hari ini Baleg DPR menghelar rapat internal membahas RUU Omnibus Law Ciptaker. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Baleg Supratman Andi Agtas secara virtual dan menghasilkan sedikitnya tujuh hal. Antara lain;

1. Raker diadakan untuk mendengarkan keterangan kesiapan Pemerintah untuk pembahasan.

2. Pembentukan Panja (Panitia Kerja).

3. Menyetujui jadwal acara Rapat rapat Pembahasan RUU tentang Cipta Keria sebagaimana terlampir.

4. Baleg akan mengundang sebanyak mungkin stake holder dan/atau Rakad untuk memberi masukan atas RUU Cipta Keria sebagai masukan bagi Fraksi dalam menvusun DIM (Daftar Inventarisasi Masalah).

5. DIM Fraksi (9 fraksi) dikumpulkan setelah penyerapan aspirasi dan masukan pakar

6. Pembahasan DIM dilakukan dari yang tidak mendapatkan Pertentangan dari masyarakat sampai yang sulit sehingga pada saat Rapat Keria dengan Pemerintah dapat disampaikan DIM yang mudah terlebih dahulu.

7. TA Baleg dan BKD agar sesegera ungkin membuat materi sandingan norma yang ada di RUU Cipta Keria dengan UU Badan Legislasi (Baleg) DPR RI telah menggelar rapat kerja membahas Rancangan Undang Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya