Berita

Taliban/Net

Dunia

Taliban Putus Pembicaraan Pertukaran Tahanan Dengan Pemerintah Afganistan

SELASA, 07 APRIL 2020 | 18:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taliban telah memutus pembicaraan pertukaran tahanan dengan pemerintah Afganistan yang bertujuan untuk menindaklanjuti perjanjian damai bersama Amerika Serikat.

Selasa (7/4), jurubicara Taliban, Suhail Shaheen mengatakan dalam akun Twitternya bahwa mereka tidak akan berpartisipasi dalam pertemuan sia-sia. Ia juga menagtakan pembebasan tahanan sedang ditunda untuk satu dan lain hal.

Sementara itu, pemerintah Afganistan sendiri mengatakan akan tetap mempertahankan proses pembebasan tahanan.


"Kami meminta Taliban untuk tidak menyabot proses tersebut dengan membuat alasan sekarang," ujar jurubicara Dewan Keamanan Nasional Afganistan, Javid Faisal seperti dilansir Gulf Today.

Pada bulan lalu, tiga anggota tim Taliban tiba di Kabul dari Qatar untuk memulai proses pertukaran tahanan. Pekan lalu, pejabat Afganistan mengatakan akan membebaskan 100 tahanan Taliban yang sakit atau yang berusia di atas 50 tahun.

Sebagai gantinya, Taliban akan membebaskan 20 anggota pasukan keamanan Taliban. Di mana kedua belah pihak nertujuan untuk membebaskan 6.000 tahanan satu sama lain.

Perjanjian damai antara Taliban dan pemerintah Afganistan sendiri sangat penting bagi AS yang ingin menghentikan eskalasi kekerasan dan dapat menarik pasukannya dari sana.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya