Berita

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson ketika melakukan perawatan untuk Covid-19 yang dideritanya/Net

Dunia

Setelah Dilarikan Ke ICU, PM Boris Johnson Butuhkan 4 Liter Oksigen

SELASA, 07 APRIL 2020 | 16:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dilaporkan membutuhkan empat liter oksigen untuk bisa bernapas ketika dilarikan ke unit perawatan intensif (ICU).

Johnson yang dibawa ke Rumah Sakit St Thomas London pada Minggu (6/4), dilarikan ke ICU pada Senin malam (7/4) setelah kesulitan untuk bernapas.

Menurut salah seorang sumber dari rumah sakit seperti yang dikutip dari The Sun, saat ini Johnson belum menggunakan ventilator dan masih sadar. Kendati begitu, dokter sudah bersiap jika kondisinya memburuk.


Sumber itu juga mengatakan, Johnson membutuhkan empat liter oksigen.

Di mana ambang batas normal untuk pasen perawatan intensif adalah 15 liter, yang artinya kondisi Johnson lebih baik dari pasien lain.

Setelah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 pada 27 Maret, Johnson diyakini telah kehilangan sebagian besar berat badannya.

Sementara Johnson berada dalam di rumah sakit, tagar PrayForBoris menjadi trending topic di jagat dunia maya.

Ribuan cuitan menyemangati pria 55 tahun tersebut untuk bisa segera pulih.

Seperti akun @tomedwardsbbchw yang mengatakan: "Mr Johnson, sekarang negaramu membutuhkanmu. Ayo jangan biarkan virus ini menang. #PrayForBoris."

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya