Berita

Koordinator Komunikasi Relawan penanganan Covid-19/Repro

Nusantara

Pemerintah Punya Total 30 Ribu Relawan Covid-19, Apa Saja Yang Dikerjakan?

SELASA, 07 APRIL 2020 | 15:07 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penanganan pandemik Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang dilakukan pemerintah akan dibantu oleh total 30 ribu relawan dari unsur masyarakat. Mereka mendaftar melalui sejumlah lembaga pemerintahan.

Koodinator Komunikasi Relawan Gugus Tugas Joanes Joko menjelaskan, puluhan ribu relawan itu dikumpulkan dari tiga lembaga pemerintahan, yakni Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kementerian Pendidikan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Dari gugus tugas 17 ribu, dari Kemendikbud sudah bergabung 15 ribu, dan dari BUMN. Secara keseluruhan database itu kurang lebih 30 ribuan relawan," tutur Joanes Joko dalam jumpa pers di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (7/4).


Nantinya, 30 ribu relawan itu akan disebar ke seluruh wilayah di Indonesia yang membutuhkan perbantuan relawan. Namun untuk kepastian datanya, gugus tugas masih menunggu konfirmasi dari setiap gugus tugas daerah, dan juga seluruh rumah sakit rujukan penangan Covid-19 di seluruh wilayah Indonesia.

"Bagaiamana kebutuhannya? Kita sedang menunggu informasi dari teman-teman yang bergerak di sarana kesehatan maupun di fasilitas kesehatan, dan dari teman-teman satgas daerah," terang Joanes Joko.

"Relawan-relawan yang seperti apa yang dibutuhkan, kriterianya seperti apa, dan juga semua itu berjalan dan melangkah sesuai protokol yang sudah dipersiapakan," sambungnya.

Untuk pola kerja yang akan dijalankan para relawan ini, Joanes Joko menyebutkannya. Pertama, untuk tenaga medis akan ikut serta dalam penanganan tekhnis pemeriksaan Covid-19. Kedua, bagi petugas nin medis terbagi menjadi dua, yakni pemeberdayaan dan sosialisasi masyarakat.

"Relawan ini bukan hanya permasalahan mengenai penanganan covid, tapi bagaimana kia bisa antisipasi terhadap dampak yang dilami masyarakat. Mulai dari pekerja informal, pengemudi ojek online, dan dari sektor usaha hari ini sedang mengalami hambatan yang cukup besar," kata Joanes Joko.

"Relawan akan digerakan untuk menggalang rasa solidaritas dan gotong royong dilingkungan yang paling dekat," tambahnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya