Berita

Joko Widodo dan Xi Jinping/Net

Politik

Dukung Natalius Pigai, Saiful Anam Menduga China Bermain-main Dengan Virus Corona

SELASA, 07 APRIL 2020 | 13:38 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Desakan aktivis HAM, Natalius Pigai agar pemerintah Indonesia meminta kompensasi terhadap pemerintah China akibat pandemi virus corona atau Covid-19 mendapat dukungan.

Salah satunya dari pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam. Dia menyebut, kompensasi menjadi masuk akal karena China diduga bermain-main dengan Covid-19.

"Saya sepakat sekali, karena China diduga bermain-main dengan virus, corona berasal dari China, bahkan ada yang mengatakan corona merupakan buatan manusia dan bagian dari senjata biologis," ucap Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (7/4).


Sehingga, kata Saiful, seluruh negara yang terdampak Covid-19 dapat melakukan tuntutan dan meminta pertanggungjawaban kepada pemerintah China.

"Sehingga, tidak hanya Indonesia, seluruh negara di dunia dapat melakukan tuntutan kepada China agar bertanggung jawab terhadap penyebaran virus yang menggegerkan dan merugikan semua pihak," jelasnya.

Khusus di Indonesia, lanjutnya, rakyat Indonesia dapat melakukan gugatan kepada pemerintah China agar bertanggung jawab dengan disertai ganti rugi baik materiil dan immateriil.

"Karena (corona) telah menjangkit ribuan masyarakat Indonesia bahkan ada yang menimbulkan kematian serta telah menimbulkan ketakutan yang luar biasa pada masyarakat," pungkasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya