Berita

Warga China banjiri tempat wisata/Net

Dunia

Lockdown Dicabut, Warga China Banjiri Tempat Wisata

SELASA, 07 APRIL 2020 | 12:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China sudah mulai mengontrol wabah virus corona baru yang pertama kali diidentifikasi fi Kota Wuhan, Provinsi Hubei pada Desember lalu.

Saat ini, situasi di China, termasuk Wuhan sudah lebih stabil. Pemerintah pun mulai secara bertahap mencabut lockdown di banyak daerah.

Pencabutan lockdown sendiri berujung pada keluarnya orang secara berbondong-bondong.


Di Pegunungan Huangshan yang juga dikenal sebagai Yellow Mountains di Provinsi Anhui, China bagian timur, puluhan ribu turis membanjiri pada akhir pekan. Itu hanya beberapa waktu setelah pemerintah membuka kembali objek wisata di sana.

Banyaknya wisatawan juga mendorong otoritas setempat untuk menutup taman.

Menurut media setempat yang dikutip Sputnik, jumlah pengunjung di sana melebihi 20 ribu orang pada Minggu (5/4).

Lalu lintas menuju ke sana juga padat karena pemerintaj Anhui sendiri memutuskan untuk memberikan tiket masuk gratis ke 29 situs wisata antara 1 April hingga 14 April, sebagai upaya menarik wisatawan pasca wabah.

Kendati begitu, pemerintah China sendiri dilaporkan mengonfirmasi adanya kasus baru sebanyak 32 orang.

Data dari Universitas Johns Hopkins menunjukkan pada Selasa (7/4), China memiliki jumlah kasus sebanyak 82.665 orang dengan 3.335 orang meninggal dunia dan 77.393 orang dinyatakan pulih.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya