Berita

PSBB/Net

Nusantara

Tanpa PSBB Yang Ketat, Semua Upaya Dan Uang Akan Sia-sia

SELASA, 07 APRIL 2020 | 12:34 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan telah menerbitkan keputusan yang menetapkan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM), Iwan Sumule, mengatakan, tanpa PSBB ataupun karantina wilayah yang ketat, semua upaya yang dilakukan akan sia-sia.

"Kalau tidak ketat, semua upaya dan uang akan sia-sia," ujar Iwan Sumule, Selasa (7/4).


"Kebijakan membebaskan ganjil genap dan masih beroperasinya angkutan umum itu kan sama saja bohong, termasuk dapat melakukan penyebaran virus," tambahnya.

Karantina wilayah harus diberlakukan secara ketat, tinggal dirumah.

Menurut Iwan Sumule, itu dijalani sambil menunggu Pemprov DKI Jakarta melakukan 3T, tracing (lacak), test dan treat (obati).

Karantina wilayah itu utamanya untuk mempermudah melacak dan menemukan (kanal) setiap orang yang memiliki virus (trace), untuk mengetahuinya dilakukan test, akurat positif, ya langsung dibunuh virusnya (treat).

Kalau PSBB tidak ketat, dan 3T tidak dilakukan, lanjut dia, mapping dan peta wilayah terdampak menjadi tidak berguna.

"Itulah kenapa harus ada biaya pemenuhan kebutuhan pokok warga, karena karantina wilayah itu diberlakukan secara ketat. Tinggal di rumah," demikian Iwan Sumule.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya