Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

DAMPAK COVID-19

Jokowi Janji Sediakan Rp 110 Triliun Untuk Jaga Daya Beli Masyarakat

SELASA, 07 APRIL 2020 | 10:55 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Langkah pemerintah untuk menanggulangi krisis ekonomi di tengah wabah Covid-19 kembali diumbar Presiden Joko Widodo.

Dalam rapat terbatas (Ratas) pagi ini, Jokowi mengaku akan menjaga daya beli masyarakat di suasana pandemik Covid-19 di dalam negeri. Salah satu yang dia janjikan adalah menggelontorkan dana jaring pengaman sosial sebesar Rp 110 triliun.

"Kita pemerintah telah menyiapkan dana sekitar Rp 110 triliun yang dialokasikan untuk jaring pengaman sosial bagi masyarakat lapisan bawah," ujar Jokowi melalui Video Conference di Istana Bogor, Selasa (7/4).


Dana tersebut, lanjut mantan Walikota Solo itu, nantinya diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pokok dan belanja masyarakat.

Sejalan dengan itu, Jokowi juga mengungkapkan bahwa pemerintah telah memperluas jumlah keluarga penerima manfaat lewat Program Keluarga Harapan (PKH). Dimana, jumlah penerima manfaat yang awalnya 9,2 juta keluarga ditingkatkan menjadi 10 juta.

Selain itu, pemerintah juga memperbesar nilai manfaat PKH tersebut. Yakni dengan menaikan nilaianya sebesar 25 persen, dan juga mempercepat penyaluannya.

"Memperbesar nilai manfaat dinaikkan kurang lebih 25 persen dan penyaluran dipercepat dari 3 bulan sekali menjadi sebulan sekali," kata dia.

Lebih lanjut, Jokowi juga memastikan tentang penambahan jumlah penerima kartu sembako, serta menaikkan besaran manfaat kartu sembako.

"Kartu sembako dinaikkan dari 15,2 juta penerima menjadi 20 juta penerima manfaat, yang nilainya dinaikkan 30 persen, dari Rp 150 ribu menjadi Rp 200 ribu. Dan diberikan selama 9 bulan," demikian Jokowi.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya