Berita

Puskesmas/Net

Politik

Kemenkes Pertajam Skill Tenaga Medis Puskesmas Tangani Covid-19

SELASA, 07 APRIL 2020 | 10:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Implementasi penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di tingkat desa atau kelurahan mulai dipersiapkan oleh pemerintah pusat, khususnya oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Salah satu yang dipersiapakan adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), dalam hal ini memberikan pelatihan terhadap tenaga medis di Puskesmas seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Pelayanan Masyarakat (Yankes) Kementerian Kesehatan, Bambang Wibowo menjelaskan bahwa pelatihan yang dilakukan pihaknya diterapkan secara online.


"Pada saat ini, seluruh Puskesmas yang ada di seluruh Indonesia sudah dilakukan pelatihan online," ujar Bambang Wibowo dalam jumpa pers di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (7/4).

Bambang Wibowo mengakui bahwa proses pelatihan sudah kelar. Oleh karenanya, seluruh tenaga medis di fasilitas kesehatan tingkat pertama ini sudah bisa melaksanakan pemeriksaan Covid-19.

Beberapa hal yang diberikan saat pelatihan adalah mengenai materi pencegahan penularan virus corona, materi screening (pelacakan kasus Covid-19), serta penanganan.

"Sudah menjalankan prinsip-prinsip pencegahan, kemudian screening, dan juga mengatasi apa yang harus dilakukan setelah hasil screening itu diketahui," jelasnya.

Lebih lanjut, Bambang Wibowo mengatakan bahwa tenaga medis di Puskesmas merupakan garda terdepan penanganan Covid-19 untuk masyarakat. Oleh karena itu, skill yang dimiliki mereka haruslah ditingkatkan guna menangani pandemi global ini.

"Dalam situasi pandemi saat ini, Puskesmas menjadi bagian dari proses pelayanan yang sangat penting. Karena peran yang dilakukan oleh Puskesmas dari mulai mencegah, melakukan screening, sampai memberikan respon," pungkas Bambang Wibowo. 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya