Berita

Tokoh nasional, DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Kritik Aliansi BEM Jakarta, Rizal Ramli Yakin Mayoritas Mahasiswa Masih Berpikir Rasional

SELASA, 07 APRIL 2020 | 08:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sekelompok orang yang menamakan diri sebagai Aliansi BEM Jakarta Bersuara sempat mengagetkan publik. Pasalnya, para mahasiswa tersebut secara tiba-tiba menggelar jumpa pers untuk mengkritik kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menangani wabah Covid-19 pada Sabtu lalu (4/4).

Salah satu yang dikritik adalah pemberian fasilitas hotel mewah kepada tenaga medis yang tangani pasien corona. Fasilitas yang diberikan Anies Baswedan itu disebut berlebihan.

Sontak kritik tersebut mencuri perhatian publik karena apa yang disampaikan melukai garda terdepan bangsa yang tangani Covid-19.


“Sebagai  mantan aktivis mahasiswa, fenomena ini menyedihkan,” ujar mantan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dalam akun Twitter pribadinya, Selasa (7/4).

Fenomena ini, kata Fadli Zon, seolah mengubah image mahasiswa yang sejatinya merupakan “agent of change” atay agen perubahan menjadi “agent of establishment” atau agen kemapanan.

“Betul nggak Bang Rizal Ramli?” ujar politisi Gerindra itu sembari menyebut nama tokoh senior DR. Rizal Ramli untuk mendapat persetujuan.

Dua kata dari Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu langsung menyambar.

“Bikin malu,” tuturnya.

Rizal Ramli lantas menduga bahwa fenomena itu terjadi karena adanya dana yang dialokasikan untuk sosialisasi, pembinaan dan influencer sangat besar.

Namun terlepas dari itu, mantan Menko Kemaritiman ini yakin bahwa apa yang terjadi hanya melibatkan elite mahasiswa yang dikooptasi dan bikin malu diri sendiri. Sementara mayoritas mahasiswa tidak demikian.

“Mayoritas mahasiswa masih sangat kuat rationalitas dan nuraninya,” tutupnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya