Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Politik

Sesungguhnya Anies Baswedan Yang Jadi Pelopor PSBB Di Indonesia

SELASA, 07 APRIL 2020 | 07:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebenarnya telah lebih dahulu berjalan di DKI Jakarta sekalipun tanpa penetapan dari Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto.

Pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta (Unas), Saiful Anam menilai persetujuan PSBB dari pemerintah pusat untuk DKI Jakarta dinilai sangat telat dilakukan.

Ini lantaran Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah terlebih dahulu menjalankan kebijakan PSBB sebelum adanya Perppu 1/2020, PP 21/2020, Keppres 11/2020 dan Permenkes 9/2020 yang mengatur kebijakan tersebut.


"Pemerintah DKI Jakarta justru mempelopori adanya PSBB dengan meliburkan sekolah dan tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan, pembatasan di tempat atau fasilitas umum, pembatasan kegiatan sosial budaya, dan pembatasan transportasi," ucap Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (7/4).

Dengan demikian, Saiful Anam kembali menyampaikan bahwa dasar hukum yang dikeluarkan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo sering kali tertinggal dari kebutuhan masyarakat.

Apalagi, di saat pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) seharusnya pemerintah pusat bergerak lebih cepat untuk mengatur segala hal sebelum banyaknya korban yang berjatuhan.

"Tanpa penetapan PSBB dari Menkes pun itu sudah berjalan di DKI Jakarta, untuk itulah yang saya sebut hukum seringkali tertinggal dari kebutuhan masyarakat," pungkas Saiful Anam.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya