Berita

Doni Monardo/Net

Politik

Ajak RT/RW Sosiasisasi Covid-19, Doni Monardo: Kalau Warga Tidak Nurut Bisa Tidak Dikasih Izin Administrasi

SENIN, 06 APRIL 2020 | 15:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tokoh masyarakat, agama, adat, RT hingga RW diminta turut ambil bagian membantu pemerintah menertibkan dan mendisiplinkan warga untuk menjaga jarak fisik (physical distancing).

Pasalnya, peningkatan kedisiplinan warga mulai ruang lingkup terkecil yakni RT/RW akan lebih efektif mendisiplinkan warga.

Begitu disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI melalui telekonferensi, Senin (6/4).


"Tingkat kepatuhan publik yang rendah. Ini pelan-pelan kita harapkan semakin baik. Tentunya, pelibatan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat disemua lapisan termasuk ke tingkat paling rendah RT RW," kata Doni Monardo.

Purnawirawan TNI Angkatan Darat ini menilai akan lebih efektif RT hingga RW ketika turun tangan ketimbang aparat yang bertugas menertibkan masyarakat untuk tidak keluar rumah dan menjaga jarak.  

"Beberapa daerah kami saksikan ada video-video yang beredar, ketika ketua RT-nya menegakan aturan tentang social distancing ada yang tidak menurut, ketua RT-nya marah, ini justru lebih efektif dibanding aparat yang marah," katanya.

Lebih lanjut, Doni Monardo yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ini mendorong RT RW untuk proaktif bersama pemerintah dalam melawan Covid-19 di tengah masyarakat.

"Kenapa? Ketua RT/RW ini kenal betul warganya, tau betul satu sama lain. Sehingga ketika gak ada yg tidak mau menurut dengan ketua RT, bisa-bisa nanti izin-izin yang berhubungan administrasi tidak dikasih," pungkasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya