Berita

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo (di podium)/Net

Nusantara

Doni Monardo: 56 Persen Masyarakat Sudah Tahu Bahaya Covid-19, Mereka Tidak Akan Mudik

SENIN, 06 APRIL 2020 | 13:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Doni Monardo, memastikan total 56 persen masyarakat sudah mengetahui bahaya covis-19.  Sejumlah masyarakat itu, dipastikan tidak akan melakukan kegiatan mudik.

Data tersebut, diakui Doni Monardo, didapat dari data Ad Interim Menteri Perhubungan Luhut Binsar Pandjaitan.

"Bahwa dari data yang berhasil dikumpulkan, sebanyak 56 persen masyarakat sudah sadar sudah tahu tentang bahaya Covid-19. Dan 56 persen menyatakan tidak akan mudik," kata Doni Monardo saat memberikan keterangan pers yang disiarkan secara streaming, Senin (6/4).


Kemudian, lanjut Doni Monardo, sebanyak 37 persen masyarakat Indonesia belum sempat mudik. Sementara, sebanyak 7 persen sisanya sudah terlanjur mudik.

Terkait masyarakat yang sudah terlanjur mudik, Doni Monardo meminta Kepala Daerah untuk menjamin kebutuhan kehidupnya. Misalnya, memberikan kesempatan bekerja di sektor pertanian, peternakan, ataupun budi daya.

"Bagi yang sudah terlanjur mudik, saya sarankan kepada pimpinan daerah untuk memanfaatkan kehadiran saudara kita yang kehilangan pekerjaan di kota fokus kepada pertanian, kemudian peternakan, perikanan dan budi daya, dan program yang bisa meningkatkan ketahanan pangan nasional," jelasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya