Berita

Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan/Net

Dunia

PM Pakistan: Jangan Keliru, Tidak Ada Yang Aman Dari Virus Corona

MINGGU, 05 APRIL 2020 | 13:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan terus memperingati warganya untuk waspada terhadap wabah virus corona baru.

Dalam sebuah pidato pada Sabtu (4/4), Khan mengatakan tidak ada orang yang kebal dengan ancaman virus corona yang tidak memandang status sosial itu.

Buktinya, Khan memberikan contoh New York yang menjadi pusat penyebaran virus corona di Amerika Serikat.


"Tidak boleh ada yang memiliki anggapan keliru bahwa mereka akan aman dari ini (virus corona). Lihat di New York, di mana sebagian besar orang kaya tinggal di sana," ujar Khan seperti dimuat Hindustan Times.

Pidato itu ia sampaikan ketika mengunjungi Lahore untuk melihat langkah-langkah yang telah diambil pemerintah Punjab, yang merupakan pusat penyebaran virus corona di Pakistan.

Di sana, Khan mengunjungi rumah sakit darurat yang baru didirikan dengan 1.000 tempat tidur.

Hingga berita ini dirilis pada Minggu (5/4), data dari Universitas Johns Hopkins menunjukkan, Pakistan memiliki jumlah infeksi sebanyak 2.818 kasus dengan 41 orang meninggal dunia.

Punjab sendiri melaporkan 1.072 kasus, Sindh 839 kasus, Pakhtunkhwa 383 kasus, Balochistan 175 kasus, Gilgit-Baltistan 193 kasus, Islamabad 75 kasus, dan Kashir 11 kasus.

Kendati sudah memiliki banyak kasus, Khan menolak untuk memberlakukan lockdown secara total.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya