Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tak Terbukti Efektif, Trump Masih Rekomendasikan Obat Anti-Malaria Untuk Pasien Covid-19

MINGGU, 05 APRIL 2020 | 08:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mendesak warga untuk mengonsumsi obat anti-malaria meski berpotensi memiliki efek samping yang serius.

Itu diungkapkan oleh Trump dalam konferensi pers harian pada Sabtu sore (4/4). Obat yang dimaksud oleh Trump adalah hydroxychloroquine.

Kepastian obat tersebut bisa mengobati Coronavirus Disease (Covid-19) masih belum terjawab. Para ilmuan masih belum menemukan efektifitas dari obat untuk malaria, radang sendi, dan lupus itu.


"Ambil itu (hydroxychloroquine)," ujar Trump.

Ia bahkan mengatakan akan menggunakan obat itu tanpa terlebih dulu bertanya kepada dokter.

Berdiri di samping Trump, penasihat kesehatan sekaligus Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional, Dr Anthony Fauci pada 24 Maret memperingatkan agar tidak menggunakan obat itu untuk menyembuhkan Covid-19.

Ketika ditanya oleh wartawan mengenai efektifitas hydroxychloroquine, Fauci mengatakan tidak ada bukti yang benar-benar menunjukkan obat itu berfungsi dengan baik.

"Jawabannya adalah tidak. Dan bukti yang anda bicarakan adalah bukti anekdotal," ungkap Fauci seperti dimuat The Guardian.

Hampir serupa dengan Fauci, Komisioner Administrasi Makanan dan Obat-obatan (FDA), Dr Steven Hahn mengatakan para dokter hanya bisa meresepkan hydroxychloroquine dengan izin penggunaan darurat,

"Kami tidak ingin memberikan harapan palsu, tetapi kami pasti ingin memberikan harapan," katanya pada Sabtu.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya