Berita

Muhamad Alipudin/Net

Nusantara

Pengurus Hipmi Jaya Puji Langkah Cepat Tanggap Anies Baswedan

MINGGU, 05 APRIL 2020 | 06:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam mencegah sebaran Covid-19 semakin meluar di Jakarta mendapat terus apresiasi.

Kali ini apresiasi datang dari fungsionaris Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya (Hipmi Jaya), Muhamad Alipudin yang menilai arahan serta langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam rangka mencegah Covid-19 meluas sudah tepat.

M. Alipudin mengatakan, langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menghentikan sementara kegiatan perkantoran, pendidikan, dan wisata publik dalam pencegahan penyebaran Covid-19, serta ada layanan jemput pasien melalui call centre 112 dan 119 merupakan langkah yang sangat bagus. Langkah tersebut menjadi kebijakan untuk membatasi diri dari konsentrasi massa dalam jumlah banyak.


"Kami sangat mengapresisi langkah Gubernur DKI Jakarta Bapak Anies Baswedan yang sangat cepat tanggap dan sangat terbuka, ini contoh yang baik perlu obektif dan terbuka dalam menghadapi wabah ini. Dengan data yang terbuka, kebijakan yang diambil pun insyallah akan tepat," katanya kepada redaksi, Minggu (5/4).

Apresiasi juga diberikan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memberikan bantuan senilai Rp 1 juta per keluarga yang akan dikucurkan ke warga miskin dan rawan miskin di Jakarta yang perekonomiannya terdampak akibat pandemi Covid-19.

Pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mendiskusikan hal ini bersama pemerintah pusat terutama Kementerian Sosial bahwa sebanyak 3,7 juta keluarga ini akan diberikan bantuan tersebut selama dua bulan ke depan.

"Hal-hal seperti itu yang bisa menenangkan masyarakat. Cara gubernur membuat warganya tenang dan tidak panik. Kita dari Hipmi, insyallah terus berjuang untuk membantu mendongkrak perekonomian Jakarta dan tidak melakukan PHK," ucapnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya