Berita

Menkumham Yasonna Laoly mengusulkan pembebasan napi, termasuk koruptor/Net

Politik

Lagi-lagi Pejabat Pemerintah Saling Bantah, Kali Ini Soal Pembebasan Napi Koruptor

JUMAT, 03 APRIL 2020 | 22:11 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Lagilagi pejabat pemerintahan pembantu Presiden Joko Widodo terlibat saling bantah pernyataan dan beda sikap selama Indonesia diserang wabah Coronavirus Disease (Covid-19).

Sebelumnya Jurubicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman berbeda pernyataan dengan Menteri Sekretaris Negara, Pratikno terkait larangan mudik di tengah pandemik Covid-19.

Kali ini Staf Khusus Presiden bidang hukum Dini Shanti Purwono menyebutkan bahwa untuk narapidan kasus korupsi seharusnya tidak boleh dibebaskan.  Selain napi korupsi, kasus narkoba, dan terorisme juga tidak boleh dibebaskan.


Dini mengaku memahami rencana Menkumham Yasonna H. Laoly terkait pembebasan narapidana termasuk napi kasus korupsi dikarenakan kondisi Lembaga Pemasyarakatan yang sudah melebihi kapasitas.

"Istana paham bahwa pembebasan diperlukan mengingat kondisi penajara yang overcrowding, sehingga sulit mengantisipasi penyebaran Covid-19 karena sulit untuk jaga jarak. Tapi harus diatur kriteria jelas mengenai pembebasan ini," demikian keterangan dini.

Dini juga mengaku sudah melakukan pengecekan ke pihak Sekretariat Negara apakah draf Peraturan Pemerintah terkait pembebasan narapidana sudah dikirimkan. Dini menyebut pihak Setneg belum menerima Draft dari Kemenkumham.

Menkumham Yasonna telah mengusulkan pembebasan puluhan narapidana dengan merevisi Peraturan Pemerintah 99/2012 tentang Syarat dan Tata cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

Salah stau usulan Yasonna adalah membebaskan napi korupsi dengan syarat-syarat tertentu. Kata Yasonna, narapidana kasus tindak pidana korupsi yang berusia 60 tahun dan telah menjalani dua per tiga dari masa hukuman pidana.

"Sebanyak 300 orang (napi kasus korupsi)," ungkap Yasonna saat rapat bersama Komisi III DPR.

Kejadian saling bantah juga terjadi antar pejabat di Kantor Staf Presiden (KSP) dan Kepala Humas BNPB terkait kabar adanya staf KSP yang terjangkit Covid-19.

Plt Deputi IV KSP, Juri Ardiantoro membantah pernyataan Kepala Humas BNPB bahwa staf KSP ada yang dinyatakan positif Covid-19.

Juri Ardiantoro memastikan, KSP sudah melakukan tes spesimen corona terhadap staf di lima kedeputian yang ada. Hasilnya pun negatif.

“Jadi hingga Jumat sore ini tidak ada staf KSP yang positif Covid-19. Alhamdulillah semuanya sehat walafiat,” ujarnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (3/4).

Sebelumnya, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo menyebut jajaran BNPB melakukan tes swab Covid-19 lantaran pihaknya kontak langsung dengan staf KSP yang positif Covid-19.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

UPDATE

Tokoh Pemuda Papua Soroti Ancaman Provokasi Asing dalam Film Pesta Babi

Kamis, 28 Mei 2026 | 00:10

Geopolitik Tembaga: Peran Indonesia dalam AI Supply Chain

Rabu, 27 Mei 2026 | 23:43

Pakar IPB Ungkap Fakta di Balik Perbedaan Daging Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 | 23:17

Athari Gauthi Tebar Sapi Kurban Lewat Jalur Parlemen Daerah

Rabu, 27 Mei 2026 | 22:30

AMPI Gerakkan Solidaritas Pemuda Lewat Penyaluran Kurban Sapi

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:46

PTK Pastikan Operasional Maritim Tetap Jalan Selama Libur Iduladha

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:37

Menlu Sugiono: Kunjungan Prabowo ke Prancis Penuhi Undangan Macron

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:10

Purbaya Samakan Dirinya dengan Nabi Yusuf: Sama-sama Menteri Keuangan

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:08

Jokowi Ingin Pamer Kekuatan ke Prabowo

Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56

Istana: 1.098 Sapi Kurban Merupakan Bantuan Pemerintah lewat Banpres

Rabu, 27 Mei 2026 | 20:33

Selengkapnya