Berita

Kamp pengungsi/Net

Dunia

Yunani Karantina Kamp Pengungsi Setelah 20 Migran Dinyatakan Positif Covid-19

KAMIS, 02 APRIL 2020 | 17:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Yunani mengkarantina sebuah kamp pengungsian setelah 20 orang migran dinyatakan positif mengidap coronavirus disease atau Covid-19.

Dikatakan oleh Kementerian Migrasi pada Kamis (2/4), pihaknya telah melakukan pengujian terhadap 63 orang setelah seorang perempuan berusia 19 tahun yang melahirkan di RS Athena ditemukan terinfeksi.

Menurut kementerian, tidak ada satu pun kasus di kamp-kamp yang sesak tersebut menunjukkan gejala. Oleh karenanya mereka akan melanjutkan pemeriksaan.


Yunani sendiri adalah gerbang untuk masuk ke Eropa bagi ppara pengungsi yang kabur dari daerah konflik di Timur Tengah.

Pada 2015 hingga 2016, Yunani mendapatkan satu juta pengungsi, seperti yang dilansir Reuters.

Sementara itu, di kamp Ritsona yang berjarak 75 km dari Athena sendiri menampung ratusan orang.

Untuk menghentikan penyebaran, maka pihak berwenang akan membatasi arus keluar-masuk kamp selama 14 hari dengan polisi yang mengawasi.

Sementara itu, ada lebih dari 40 ribu pencari suaka yang terjebak di kamp-kamp pengungsi yang sesak di pulau-pulau terpencil Yunani.

Jika corona masuk ke sana, sebuah bom ancaman kesehatan dikatakan seakan bisa meledak.

Saat ini, Yunani sendiri telah melaporkan 1.415 infeksi corona dengan 50 orang meninggal dunia.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya