Berita

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo/Net

Dunia

AS Didesak Hapus Sanksi Terhadap Iran, Menlu Pompeo: Kami Akan Evaluasi

RABU, 01 APRIL 2020 | 09:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat mengaku sudah mulai mempertimbangkan pelonggaran sanksi terhadap Iran dan negara-negara lain guna bisa memerangi pandemik virus corona baru atau Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Mike Pompeo pada Selasa (31/3) ketika ditanya oleh wartawan.

"Kami mengevaluasi semua kebijakan kami terus menerus, jadi jawabannya adalah.. tentu saja," ujar Pompeo seperti dimuat The National.


Namun ketika ditanya perihal seperti apa evaluasi konkret dari kebijakan tersebut, ia tidak memberikan jawaban.

Sejak AS keluar dari kesepakatan nuklir pada 2015, pemerintahan Presiden Donald Trump mulai menggunakan kebijakan tekanan maksimum terhadap Iran.

Meski sanksi yang diberikan tidak termasuk terhadap pasokan medis dan bantuan kemanusiaan, namun sanksi AS telah menghalangi Iran untuk berdagang dengan pihak lain.

Padahal Iran adalah salah satu negara yang paling terpukul akibat pandemik corona.

Alhasil, Menteri Luar Negeri Iran, Javad Zarif menuding AS telah melakukan teror medis.

Namun, bukan hanya Iran, AS juga memberlakukan sanksi pada Venezuela dan Korea Utara yang juga ikut dikritisi oleh banyak pihak.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres juga menyerukan agar AS untuk mengurangi sanksinya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya