Berita

DR. Rizal Ramli dan Presiden Joko Widodo/Net

Bisnis

Rizal Ramli Memuji Pembebasan Listrik 3 Bulan, Sarankan Pemerintah Pakai Dana Realokasi

SELASA, 31 MARET 2020 | 17:40 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pemerintah membebaskan pembayaran listrik selama tiga bulan untuk masyarakat pengguna lostrik 450 VA yang jumlahnya sebanyak 24 juta pelanggan.

Selain itu, pemerintah juga memberikan diskon 50 persen bagi pengguna listrik 900 VA yang jumlahnya 7 juta pelanggan.

Ini adalah bagian dari kompensasi yang diberikan pemerintah kepada masyarakat dalam menghadapi Covid-19.


Ekonom senior DR Rizal Ramli memuji keputusan ini.

“Ini sangat membantu golongan menengah bawah,” ujarnya.

Namun di sisi lain, Rizal Rami mengingatkan agar dana yang digunakan pemerintah untuk menutupi kebutuhan itu diambil dari realokasi anggaran secara radikal. Termasuk dengan menghentikan semua proyek infrastruktur.

“Termasuk pembangunan ibukota baru,” tambahnya.

Rizal Ramli tidak setuju bila pemerintah mengubah aturan tentang defisit anggaran maksimal dari 3 persen menjadi 5 persen GDP.

“Dengan cara menambah utang lagi dan/atau ‘cetak uang’ dengan bungkus recovery bonds, nilai rupiah akan semakin jatuh,” sambungnya.

Dia mencontohkan ketika krisis 1998, International Monetary Fund (IMF) memaksa penerima mengembalikan pinjaman dengan aset yang nilainya sudah drop  hanya 25 persen.

“Tanpa good governance dan transparansi yang benar, R-bonds (recovery bonds) kemungkinan hanya akan jadi skandal keuangan berikutnya,” demikian Rizal Ramli.


Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya