Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketua Dewan Penasihat UMKM Rizayati/Net

Nusantara

Pegiat UMKM Bersyukur Jokowi Tidak Lakukan Lockdown

SELASA, 31 MARET 2020 | 16:30 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kebijakan pemerintah yang tidak melakukan lockdown dalam menghadapi wabah Covid-19 mendapat apresiasi dari Ketua Dewan Penasihat UMKM Rizayati.

Menurutnya, kebijakan itu sangat pro rakyat yang 70 persen mencari nafkah di sektor informal seperti pedagang, ojek, pengemudi, kurir, dan petani. Termasuk ribuan UMKM yang dibinanya.

“Saya mengucapkan beribu terima kasih kepada Presiden Jokowi, tidak melakukan lockdown,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (31/3).


Mantan caleg Nasdem untuk dapil Kabupaten Bogor itu turut meminta kepada para politisi untuk berhenti mendesak presiden melakukan lockdown, agar masyarakat kecil tidak sengsara. Dia menilai pemerintah tentu punya pertimbangan khusus tidak melakukan karantina wilayah.  

"Sstop desak Jokowi. Patuhi imbauan stay di rumah atau lakukan sesuatu untuk melawan pandemik virus ini,” tegas Rizayati.

Lebih lanjut, dia menuturkan bahwa saat ini sedang menjalankan program sosial "Indonesia Terang" dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke berbagai titik, seperti rumah-rumah warga, tempat ibadah dan lain sebagainya.

Kata Rizayati, selain di Jakarta, aksi itu juga sudah dilakukan di sejumlah titik di Yogyakarta.

“Kita juga buat masker yang akan dibagikan gratis sebagai bentuk kepedulian dan peran bersama melawan pandemik Covid-19,” pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya