Berita

Ilustrasi pengecekan suhu tubuh/RMOL

Nusantara

10 Sebaran Titik Pengecekan Suhu Tubuh Untuk Pengendara Yang Hendak Keluar Masuk Kota Bekasi

SENIN, 30 MARET 2020 | 20:08 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Setidaknya ada 10 titik yang akan menjadi lokasi pengecekan suhu tubuh terhadap pengendara yang akan masuk dan keluar dari Kota Bekasi.

Adapun pengecekan ini dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bersama dengan petugas gabungan dari TNI-Polri, Dinas Perhubungan Kota Bekasi, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi.

Kesepuluh jalan yang dikerahkan petugas gabungan di antaranya di Traffic Light (TL) Jalan Kranggan, Jatisampurna perbatasan dengan Jalan Trans Yogi, TL Bintara Jalan Bintara Raya, Bekasi Barat, pertigaan Jalan Sumir Pondokmelati, depan pom bensin Kaliabang Jalan Pondok Ungu Permai Bekasi Utara.


Selanjutnya depan Kelurahan Aren Jaya Jalan Rawa Kalong Bekasi Timur, depan Giant Hyper Mart Jalan Jembatan Besi Bekasi Timur, jembatan perbatasan dengan Kabupaten Bekasi di Jalan Cimuning Setu Mustikajaya, pertigaan Burangkeng ke arah Cimuning di Jalan Sumur Batu Mustikajaya.

Kemudian depan pasar Family Jalan Anggrek 2 Medan Satria dan di depan Hotel Transit di Jalan Anggrek 3 Bantargebang.

Dari 10 titik jalan tersebut, pemeriksaan akan diterapkan kepada pengendara sepeda motor maupun mobil yang dimulai Senin (30/3) hari ini hingga waktu yang belum ditentukan. Pemeriksaan dilakukan dua sesi, yakni pukul 06.00 WIB-12.00 WIB dan sesi kedua pukul 12.00 WIB-18.00 WIB

Jika terdapat pengendara yang memiliki suhu tubuh 38 derajat celcius, maka pengendara tersebut yang akan keluar dari Kota Bekasi akan di isolasi, sedangkan yang akan masuk ke Kota Bekasi akan diperintahkan pulang kembali ke rumahnya di daerah masing-masing.

Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Ojo Ruslani mengatakan, pengecekan suhu tubuh itu dilakukan di 10 titik jalan disetiap perbatasan antara Kota Bekasi dengan DKI Jakarta, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi.

"Penutupan, pengalihan arus itu belum ada, bukan pengalihan tapi pengecekan kepada setiap penggunaan jalan baik motor maupun mobil," ucap AKBP Ojo Ruslan kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya