Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/RMOL

Politik

Terbentur Presiden Jokowi, Anies Baswedan Ternyata Sudah Usulkan Jakarta Segera Karantina Wilayah

SENIN, 30 MARET 2020 | 18:48 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jumlah pasien yang dinyatakan positif virus Corona (Covid-19) terus bertambah setiap harinya. Bahkan untuk wilayah Jakarta sendiri telah ditetapkan menjadi wilayah epicenter dengan tingkat penularan tertinggi dibandingkan daerah lainnya di tanah air.

Atas dasar hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun sesungguhnya telah berkirim surat kepada Presiden Joko Widodo dan mengusulkan agar Ibukota segara diterapkan Karantina Wilayah.

"Keputusan mengenai karantina wilayah itu kewenangan pemerintah pusat. Kami di DKI Jakarta, memang mengusulkan itu. Kami menyampaikan surat terkait itu," ungkap Anies saat konferensi pers di Pendopo Balaikota DKI Jakarta, Senin (30/3).


Kendati telah mengusulkan kepada Pemerintah Pusat, Anies tidak menjelaskan lebih rinci apakah usulannya tersebut mendapatkan restu dari Presiden atau masih dalam tahap pertimbangan.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu justru menjelaskan dalam usulannya tersebut disebutkan ada sejumlah sektor yang tetap harus berkegiatan meski karantina wilayah diberlakukan.

"Pertama adalah energi, kedua pangan, ketiga sektor kesehatan, keempat sektoral komunikasi dan kelima adalah keuangan. Itu yang kita pandang perlu mendapat perhatian," jelas Anies.

"Tentu akan ada sektor-sektor esensial lain. Jadi ini contoh saja lima. Tapi tidak terbatas lima. Tentunya kebutuhan pokok dan lain-lain harus tetap bisa berkegiatan seperti semula," pungkasnya.

Untuk diketahui, akumulasi data kasus positif hingga hari ini, yang jumlahnya kembali bertambah menjadi 1.414 pasien.
Selain itu, jumlah kasus kematian juga bertambah menjadi 122 orang. Sementara untuk pasien yang berhasil sembuh sudah sebanyak 75 orang.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya