Berita

Hinca Pandjaitan/RMOL

Politik

Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Alergi Dengan Lockdown

SENIN, 30 MARET 2020 | 16:07 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah pusat memang belum memerintahkan daerah untuk melakukan karantina wilayah atau lockdown. Tapi sejumlah pemerintah daerah telah melakukan lockdown secara lokal, seperti Tegal, Tolitoli, dan Papua.

Politisi Demokrat Hinca Pandjaitan mengatakan bahwa hal itu terjadi karena pemerintah pusat terlalu lambat dalam memberi keputusan

“Mengapa? Ya karena pusat sangat lambat,” ujarnya dalam akun Twitter pribadi, Senin (30/3).


Seharusnya, kata Hinca, pemerintah tidak perlu ragu melakukan karantina wilayah. Sebab hal itu sudah diatur dalam UU 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

“Tidak perlu alergi dengan ketentuan ini, walau memang berbagai dampak banyak yang akan terjadi kepada masyarakat, khususnya kelas bawah,” tutur anggota Komisi III DPR itu.

Dia mengingatkan bahwa Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) sudah gencar meminta pemerintah pusat untuk melakukan lockdown. Tidak hanya itu, banyak juga lembaga dan ahli yang menganjurkan hal serupa.

“Misal seperti Dewan Guru Besar Fak. Kedokteran UI,” pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya