Berita

Prasetio Edi usulkan anggaran Formula E dialihkan untuk membantu warga Jakarta jika dilakukan Karantina Wilayah/RMOL

Politik

Andai Jakarta Lockdown, Prasetio Minta Pemprov DKI Alihkan Anggaran Formula E

SENIN, 30 MARET 2020 | 15:08 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebagai wilayah epicenter dengan tingkat penyebaran dan penularan virus corona (Covid-19) tertinggi dibanding daerah lainnya, Jakarta terus didesak untuk melakukan Karantina Wilayah.

Jika akhirnya Lockdown terpaksa dilakukan, Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk dapat memastikan jaminan kebutuhan warga Jakarta.
Prasetio juga meminta Anies untuk memperhatikan nasib para pekerja informal yang mengandalkan penghasilan harian. Pasalnya, pekerja informal bakal kehilangan pendapatan jika Karantina Wilayah diberlakukan.
"Saya yakin, kalau pekerja di sektor (informal) ini dijamin mereka bisa diatur untuk tidak keluar rumah. Dengan begitu, imbauan untuk social distancing, physical distancing di Jakarta bisa terkendali dengan baik," ujarnya saat dihubungi wartawan, Senin (30/3).


Politikus PDI Perjuangan itu pun menyarankan Anies untuk dapat mengalihkan pos-pos anggaran kegiatan yang sementara tidak menjadi prioritas untuk dialihkan untuk penanganan Corona. Salah satunya anggaran Formula E.

"Masih ada anggaran yang kami melihat kurang produktif dan akan sangat baik bila dialihkan untuk penanganan corona ini. Contoh anggaran penyelenggaraan Formula E," jelasnya.

"Sesuai arahan Presiden, pemerintah daerah dalam hal ini gubernur wajib merelokasi anggaran untuk mengutamakan pencegahan Covid-19," pungkas Prasetio.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya