Berita

Eko Patrio (kemeja biru panjang) saat menemani Zulkifli Hasan menyemprot disinfektan/Net

Politik

Hitungan PAN, Untuk Lockdown Sebulan DKI Butuh Rp 7 Triliun

MINGGU, 29 MARET 2020 | 22:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebaran virus corona baru atau Covid-19 kian mengkhawatirkan. Teranyar, kasus ada 1.285 kasus positif dengan angka meninggal sebanyak 114 orang. Sementara DKI menjadi kasus terbanyak di tanah air.

Atas alasan itu, Partai Amanat Nasional (PAN) DKI Jakarta mendesak pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertindak cepat.

Ketua DPW PAN DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo menyerukan agar pemerintah pusat, yang sesuai UU 6/2018 memiliki kewenangan menetapkan status karantina wilayah, segera memberlakukan karantina di DKI Jakarta dan sekitarnya.


“Ini karena Jabodetabek merupakan episentrum penyebaran dan beberapa wilayah lain yang terbukti merupakan tempat penyebaran Covid-19,” ujarnya saat membagikan sembako bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Duren Sawit, Jakarta, Minggu (29/3).

Eko Patrio, sapaan akrabnya, lantas merinci bahwa setidaknya DKI Jakarta perlu mempersiapkan Rp 5 hingga 7 triliun jika rencana lockdown atau karantina wilayah dilakukan selama satu bulan. Dana itu diitung berdasarkan asumsi sebanyak 2,6 juta rumah tangga di DKI Jakarta mendapatkan Rp 2 hingga 3 juta per bulan.

“Dana diberikan untuk mereka memenuhi kebutuhan pokoknya selama dilakukan lockdown,” tuturnya.

Dalam hal ini, kata Eko Patrio, Pemprov DKI bisa membantu pemerintah pusat untuk pemenuhan logistik serta pangan saat karantina wilayah.

“Pemprov DKI bisa menggunakan Belanja Tidak Terduga (BTT), Pak Anies sudah alokasikan sebanyak Rp 54 miliar. Sementara Komisi A DPRD sudah setuju anggaran Rp 183 miliar, dengan rincian 130 milyar untuk dinkes, 53 milyar untuk kewilayahan,” urainya.

Anggota DPR ini juga meminta agar ada realokasi fiskal lainnya, seperti pemanfaatan Silpa APBD DKI Jakarta 2019.

“Diproyeksikan totalnya Rp 5,5 triliun. Kita bisa alokasikan setengah sampai 80 persen untuk bantuan logistik dan pangan,” tegasnya.

Pemprov DKI juga bisa merealokasi dana untuk rencana event dan pembangunan infrastruktur. Dalam hal ini ada rencana anggaran Formula-E sebesar Rp 1,6 triliun. Sedang 9 infrastruktur prioritas DKI Jakarta diperkirakan per tahun bisa menghabiskan Rp 5 triliun.

“Jika dibatalkan atau ditunda dua saja, seperti pengembangan jalur MRT dan LRT maka bisa dapat Rp 1 triliun,” urainya.

Tidak cukup sampai di situ, Eko Patrio juga menilai Pemprov DKI bisa menggunakan dana CSR BUMD DKI Jakarta, yang saat ini ada kurang lebih 23 perusahaan. Jika dana CSR masing-masing bisa diambil Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar, maka total bisa didapat sebanyak Rp 11 miliar hingga Rp 20 miliar.

“Bila masih kurang juga, fraksi PAN akan mengajak fraksi-fraksi lain di DPRD untuk urun rembuk agar bisa menyumbangkan gajinya 50 pesen selama 3 bulan. Bisa sekitar Rp 17,4 miliar,” tuturnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya