Berita

Sri Mulyani/Net

Politik

Sri Mulyani Baiknya Urus Anak Buah Dengan Baik, Jangan Ikuti Hasrat Cari Utangan Dulu!

MINGGU, 29 MARET 2020 | 07:25 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati diharapkan untuk fokus berpihak pada kemanusiaan dibanding mengikuti hasratnya mencari utang.

Begitu yang disampaikan oleh Direktur Eksekutif Center for Social, Political, Economic and Law Studies (Cespels), Ubedilah Badrun menanggapi rencana Sri Mulyani yang akan kembali meminjam uang ke IMF.

"Sebaiknya Sri Mulyani ikuti hati nuraninya untuk berpihak pada kemanusiaan, jangan ikuti hasratnya saja terus pusing cari utangan negara," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (29/3).


Ubedilah sangat menyayangkan jika Sri Mulyani berfokus mencari utang dibanding memperhatikan nyawa pegawainya di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Menkeu Sri Mulyani perlu segera putar haluan untuk lebih fokus selamatkan nyawa pegawainya di Kemenkeu. Saya turut sedih ada pegawai Kemenkeu yang meninggal dunia, apalagi jika benar karena Covid-19. Turut berduka cita yang mendalam," jelasnya.

Pernyataan Ubedilah ini berkaitan dengan pegawai Kemenkeu yang meninggal di kamar kost tanpa ada penanganan yang serius. Dia berharap Sri Mulyani sebagai atasan harus merenungkan betapa dirinya abai atas kasus ini.

Analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengingatkan bahwa pegawai Kemenkeu merupakan sosok yang berdedikasi untuk menjalankan roda Kementerian Keuangan. Dengan demikian, Sri Mulyani untuk tetap menjaga dan memperhatikan kondisi para pegawainya agar kondisi ekonomi kembali pulih.

"Urus anak buahnya dengan baik, tentu ekonomi otomatis akan pulih seiring berjalanya waktu kemudian. Kalau para pegawainya ambruk mana mungkin Kemenkeu akan berjalan. Bu Sri, protecting people now, helping the economy rebound later!” pungkas Ubedilah.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya