Berita

Menteri Kemenparekraf, Wishnutama/Net

Politik

Gandeng Swasta, Pemerintah Pusat Sediakan Hotel Bagi 1.100 Tenaga Medis Covid-19

SABTU, 28 MARET 2020 | 17:15 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melakukan kerjasama dengan pengusaha hotel, dalam kaitannya dengan penanganan virus corona (Covid-19).

Menteri Parekraf, Whisnutama menjelaskan, kerjasama tersebut dilakukan bersama dengan Accor Hotels Group. Nantinya, sejumlah hotel dari perusahaan ini akan digunakan untuk tempat menginap tenaga medis yang menangani pasien corona di wilayah DKI Jakarta.

"Di tahap awal Kemenparekraf bersama Accor Group menyediakan fasilitas untuk Rumah Sakit di Jakarta. Ini sebagai tahap awal, yaitu (untuk tenaga medis) di rumah sakit RSCM, RSPAD, RS Sulianti Saroso dan RS Persahabatan," ujar Whisnutama di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (28/3).


Meski begitu, mantan CEO Net Media ini tidak menyebutkan secara rinci jumlah hotel yang akan digunakan bagi tenaga medis yang menangani pasien Covid-19.

"Tapi kamar ini diperuntukan untuk mengakomodasi 1.100 tenaga medis dengan skema berbagai macam tipe kamar," ucap Whisnutama.
Terkait hal ini, Kemenparekraf akan menanggung seluruh pembiayaan pelaksanaan penggunaan hotel untuk para tenaga medis Covid-19 ini.

Sebab, dengan sistem kerjasama, maka harga yang ditanggung pemerintah di bawah harga pasar.
"Dalam kerjasama ini hotel yang dipilih harus dapat mengikuti standar prosedur atau SOP yang berkaitan dengan pelayanan tamu. Sebagaimana yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan dalam rangka penanganan Covid 19," ujar Whisnutama.

Diantara SOP yang mesti diterapkan ialah, penyemprotan disinfektan secara rutin, kegiatan sanitasi, pengaturan physical distancing, meminimalisir interaksi pelayan secara langsung, dan langkah-langkah lainnya yang telah direkomendasikan Menteri Kesehatan.

"Seluruh tenaga medis dan seluruh karyawan hotel akan melalui beberapa tahap antisipasi, seperti cek suhu badan, semprot desinfektan dan pemakaian alat pelindung diri," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya