Berita

Sekretaris Umum PGI Pdt. Jacklevyn F. Manuputty/Rep

Nusantara

Imbau Umat Kristiani Beribadah Di Rumah, PGI: Bangun Spiritualitas Berbasis Keluarga

SABTU, 28 MARET 2020 | 14:48 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) telah mengeluarkan imbauan per tanggal 13 Maret tentang prosesi peribadatan di rumah masing-masing jemaat.

Sekretaris Umum PGI Pdt. Jacklevyn F. Manuputty menjelaskan, imauan tersebuat merupakan bagian dari upaya preventif penanggulangan virus corona (Covid-19).

"Telah mengeluarkan himbauan kepada seluruh anggota gereja-gereja di Indonesia, untuk menjaga jarak aman, memindahkan ibadah-ibadah yang sifatnya kerumunan, baik di gedung gereja maupun di luar gedung gereja ke rumah masing-masing," kata Pdt. Jacklevyn F. Manuputty, di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (28/3).


Dalam kondisi yang saat ini terbilang sulit, Pdt. Jacklevyn F. Manuputty meminta masyarakat untuk mengerti imbauan baik yang telah ditetapkan PGI. Sebab katanya, dengam beribadah di rumah, umat Kristiani bisa mengingat tradisi kekristenan awal-awal.

"Tradisi kekristenan mula-mula itu membangun spiritualitas berbasis keluarga. Inilah saatnya kita mengumpulkan seluruh anggota keluarga, kita membangun keintiman kekerabatan dan spiritualitas di dalam keluarga masing-masing," terang Pdt. Jacklevyn F. Manuputty.

Lebih lanjut, PGI berharap seluruh keluarga umat Kristiani diseluruh wilayah Indonesia bisa memperluat arti kekeluargaan.

"Saling mengingatkan, kita bisa membangun edukasi dan literasi tentang Covid-19 di rumah. Tetapi juga mendidik anggota keluarga kita untuk solider dan peduli dengan mereka yang menderita," ungkap Pdt. Jacklevyn F. Manuputty.

"Mereka yang terimbas, mereka yang meninggal, solider dengan para tenaga medis yang bekerja di garis depan, mereka yang menjadi relawan yang bekerja di garis depan," tambahnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya