Berita

Walikota Bengkulu, Helmi Hasan/Net

Politik

Walikota Surati Gubernur: Mohon Dengan Sangat Lockdown Bengkulu

JUMAT, 27 MARET 2020 | 19:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Desakan lockdown dari pemerintah daerah terus terjadi di tengah pandemik virus corona yang terus menyebar di sejumlah wilayah.

Seperti di Bengkulu, melalui surat yang beredar, Walikota Bengkulu Helmi Hasan meminta kepada Gubernur Provinsi Bengkulu, Rohidin Mersyah untuk menginstruksikan karantina wilayah atau lockdown.

"Kami minta dengan sangat Bapak Gubernur Provinsi Bengkulu untuk melakukan lockdown di wilayah Provinsi Bengkulu," demikian permintaan Walikota Helmi Hasan dalam surat yang ditandatangani Kamis (26/3).


Dalam surat bernomor 360/68/BPBD/2020, Walikota setidaknya menyarankan beberapa hal dalam kebijakan lockdown.

Yakni menutup pintu masuk dari dan ke Provinsi Bengkulu, baik dari jalur udara, darat dan laut.

"Penerbangan, jalur darat, dan jalur laut yang membawa obat-obatab, alat pelindung diri (APD) dan bahan makanan dapat dilakukan dengan ppengawasan yang ketat dari aparat," jelasnya dalam surat tersebut.

Namun demikian, sejauh ini Pemprov Bengkulu belum menerapkan kebijakan lockdown. Hal ini pun menuai kritikan dari anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Dempo Xler. Ia menilai, Gubernur Bengkulu dalam menangani penyebaran virus covid-19 belum maksimal.

"Beliau masih sibuk seremoni-seremoni seperti pers konference. Itu tidak menimbulkan hasil dan tidak berdampak pada rakyat," kata Dempo dilansir RMOLBengkulu, Jumat (27/3).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya